Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Cara Setting Mode Operasi dan Frekuensi HT Alinco DJ W10

Tutorial Radio Komunikasi - Ht Alinco DJ W10 merupakan salah satu perangkat komunikasi terbaik di dunia yang diproduksi oleh perusahaan radio komunikasi Alinco asal Jepang. Pembuatan dan perakitan dilakukan dengan menggunakan teknologi yang sudah mapan. HT Alinco DJ W10 juga telah lolos uji kualitas, sehingga Anda tidak perlu ragu memilih produk Alinco ini.

Cara Setting HT Alinco DJ W10

Anda akan merasakan banyak keuntungan, ketangguhan desainnya bisa bertahan hingga bertahun-tahun, selain itu Cara Setting HT Alinco DJ W10 juga sangat mudah diterapkan.

Cara Setting Mode Operasi dan Frekuensi

Ada dua mode operasi DJ W10, Anda bisa menggunakan mode VFO dan mode Channel. Kedua settingan tersebut bisa dilakukan melalui program komputer atau secara manual, namun beberapa parameter setting berbeda untuk keduanya. 

Jika Anda melakukan setting dengan menggunakan program komputer, Langkah pertama yang dilakukan adalah Dengan memasuki menu 'General Setting', lalu klik 'Display Mode'. Nah disini Anda bisa memilih mode VFO atau mode Channel.

Untuk setting HT Alinco DJ W10 secara manual adalah dengan memasuki 'Display Mode'. Tombol [D] berfungsi sebagai tombol untuk peralihan dari mode VFO ke mode Channel dan sebaliknya. 

Jika ingin menggunakan mode Channel, pilih 'memori mode/Freq+Channel' untuk setting. Pilih 'frequency + mode Channel' untuk memasukan frekuensi yang diinginkan. 

Tidak hanya menampilkan frekuensi berupa angka, Anda juga bisa menampilkan nama seseorang 'nickname' dengan memilih 'memory mode/name tag+channel number'.

Untuk Mode VFO atau mode Frekuensi, Anda hanya bisa melihat tampilan berupa nilai atau angka. Pada mode ini, nomer-nomer numerik dari frekuensi bisa langsung dimasukkan. 

Tekan [D] untuk pindah ke mode VFO, lalu input angka atau nilai frekuensi sebanyak 6 digit. Jika ingin melakukan perubahan frekuensi, maka nilai terakhirlah yang akan digunakan. Frekuensi Terakhir ini akan tetap tersimpan meski HT dimatikan.

HT Alinco DJ W10 juga bisa membantu menggunakan mode radio kormesial dengan memilih mode 'CH'. Tidak hanya scanning, semua pengaturan mode ini harus melalui program komputer.

Pengaturan-pengaturan tersebut meliputi frekuensi, Beep on/off, DTMF encode serta kunci keypad. Mode tersebut juga bisa menampilkan nama pemilik frekuensi di layar LCD bersama dengan nilai frekuensinya.

Cara setting menggunakan keypad secara manual ataupun program komputer, keduanya sama-sama mudah dilakukan. Frekuensi yang digunakan adalah frekuensi FM resmi. Pemilihan frekuensi harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu pengguna lain.
Title: Cara Setting Mode Operasi dan Frekuensi HT Alinco DJ W10
Posted by:Unknown
Published :2017-01-26T00:20:00-08:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Setting Mode Operasi dan Frekuensi HT Alinco DJ W10
Read More

9 Cara Menggunakan GPS Garmin

cara menggunakan GPS Garmin
Mungkin anda masih belum memahami bagaimana cara menggunakan perangkat navigasi yang menggunakan satelit berbasis GPS ini. Kali ini saya mencoba memberikan tutorial bagaimana cara menggunakan alat navigasi produk dari Garmin. Seperti yang sudah kita ketahui, Garmin merupakan produsen alat-alat navigasi asal Kansas yang sudah mendunia dan sudah terbukti kualitasnya. Pada awalnya GPS garmin diciptakan untuk mode darat, contohnya untuk GPS Navigasi mobil dan GPS aviasi (aviation) atau bisa disebut dengan nama Garmin Aera 500. Namun sekarang Garmin bisa dipakai pilot untuk navigasi udara dan tidak perlu mengganti atau membawa dua alat yang berbeda. GPS jenis ini bisa dikategorikan produk hybrid  artinya bisa dipakai lebih dari dua mode sekaligus, yakni mode darat, laut dan. Pindah mode darat, laut dan udara sangat mudah dan sangat kontras GUI nya sehingga Anda tidak akan salah dalam menerapkan mode nya. Selain itu tersedianya peta aviation / data Jeppesen membuat produk ini makin efisien digunakan dimanapun Anda berada bahkan di udara sekalipun.

Oke, langsung saja mari kita simak bagaimana cara menggunakan GPS Garmin berikut ini :

Langkah-langkah menggunakan GPS Garmin

1. Pemasangan Baterai

Pengoprasian GPS Garmin mengharuskan pemakaian dua baterai jenis AA dipasangkan pada bagian belakang GPS. Buka bagian tutup baterai untuk memasang baterai, putar kunci D pada bagian belakang GPS seperempat putaran berlawanan arah jarum jam. Masukan baterai sesuai dengan polaritas yang telah ada. Tutup kembali baterai dengan memutar kunci D seperempat putaran searah jarum jam

2. Langkah Pertama

Sebelum anda menggunakan GPS Garmin untuk navigasi, pertama Anda harus menentukan dulu posisi Anda saat ini. Kemudian pastikan anda berada di tempat terbuka yang cukup luas areannya. Tekan dan tahan tombol POWER untuk menyalakan GPS, anda akan melihat halaman muka selama beberapa detik sebelum GPS Garmin melakukan pengujian otomatis, kemudian disusul dengan halaman satelit. GPS Garmin membutuhkan minimal tiga sinyal satelit yang kuat untu bisa menentukan posisi dimana Anda berada.

3. Lampu Layar dan Tingkat Kejelasan Gambar

Untuk mengaktifkan lampu layar, tekan dan lepaskan tombol POWER pada layar. Untuk menghemat tenaga baterai Lampu Layar secara otomatis akan redup setelah 30 detik. Jika anda ingin menyesuaikan tingkat kejelasan gambar, cukup tekan dan lepaskan tombol POWER, kemudian tekan tombol DOWN untuk membuat layar lebih gelap, dan tekan tombol UP untuk membuat layar lebih terang.

4. Pilihan Halaman

Terdapat enam halaman utama (layar tampilan) untuk mengetahui semua informasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan GPS Garmin. Halaman-halaman tersebut antara lain Satelit, Trip Computer, Peta, Compas, Altimeter, dan Main Menu. Tekan tombol PAGE untuk memilih halaman-halaman tersebut.

5. Menentukan Waypoint

Waypoint adalah dimana anda dapat menyimpan lokasi sebagai arah untuk navigasi nantinya. Begini cara menentukan waypoint :

  • Tekan tombol ENTER sampai halaman mark waypoint muncul
  • Anda dapat mengganti waypoint name dan waypoint symbol sesuai dengan keinginan anda, caranya dengan menekan ENTER pada waypoint name dan symbol, kemudian gantilah waypoint name dan symbol sesuai keinginan
  • Setelah semua selesai pilih OK lalu tekan ENTER


6. Membuat Track

Berikut cara membuat Trek

  • Tekan tombol MENU dua kali > pilih Track
  • Pilih Clear (Jika precentage of memori in use belum 0 %) > Tekan ENTER. Akan muncul konfirmasi kemudian pilih OK
  • Jika track sudah 0%, track baru siap digunakan
  • Untuk membuat track baru pilih ON > Kemudian tekan ENTER
  • Setelah Track selesai, simpan dan pilih SAVE > lalu ENTER




7. Membuat Route

Berikut cara membuat Route

  • Tekan MENU dua kali > Routes
  • Pilih New><Pilih Next Point>
  • Untuk memilih Route Waypoint dari salah satu dari Find groups gunakan Menu Find



  • Pilih Select Next Point untuk menambahkan waypoint kedalam Route > Waypoint yang akan digunakan di Recent Finds / Waypoints / Cities / Geocache / Marine > pilih Waypoin yang diinginkan kemudian ENTER dan pilih Use> tekan ENTER. (Lakukan cara yang sama sampai semua Waypoint yang dibutuhkan ada)
  • Pilih Navigate>tekan ENTER
  • Pilih Follow Road (Bila rute tersebut tidak mengikuti jalan 

8. Menghitung Luas Area Menggunakan GPS Garmin

GPS Map sangat cocok digunakan untuk mengerjakan pengukuran di lapangan, seperti pengukuran lahan pertanian, pertanahan, petambangan, dll.

Berikut langkah-langkahnya :

  • Aktifkan atau nyalahkan GPS Anda dan tunggu sampai sinyal satelit terhubung dengan GPS, apabila indikator sinyal satelit sudah muncul dan posisi (koordinat) sudah ada maka artinya GPS sudah siap digunakan.
  • Secara default fitur atau halaman menghitung luas belum ada di GPS, untuk itu diperlukan setting manual dengan cara berikut ini :
a. Tekan tombol MENU dua kali, dan akan muncul halaman menu utama, kemudian pilih SETUP
b. Tekan tombol ENTER
c. Pilih Page Sequence lalu ENTER
d. Muncul halaman tambahan, tekan tombol Rocker bawah sampai ke pilihan Add Page lalu ENTER. Pilih Area Calculation dan terakhir tekan tombol ENTER.

  • Setelah penambahan halaman sudah dilakukan, langkah berikutnya adalah tekan tombol PAGE beberapa kali sampai muncul halaman Area Calculation.
  • Tekan Tombol Start di halaman Area Calculation, setelah menekan ENTER tombol Start berubah menjadi tombol Stop, Kalau sudah berarti GPS sudah siap digunakan untuk menghitung Luas Area
  • Untuk memulai menghitung luas, silahkan anda berjalan di area yang akan dihitung luasnya, dari titik A (mulai) dan kembali lahi ke titik A (Akhir)
  • Jika sudah mengelilingi area yang diukur, tekan tombol Stop. Dibawah tombol stop akan tampil hasil perhitungan area tadi
  • Dihalaman selanjutnya akan tampil keterangan dari hasil kalkulasi area, seperti :
a. Name : Anda bisa merubah nama yang anda inginkan dengan menekan tombol Rocker ke atas sampai ke field Name
b. ENTER dan isi nama sesuai dengan yang anda isi tadi
Selain informasi Name, disitu juga menampilkan informasi Distance (jarak), Area, dan Color (warna). Kemudian tekan tombol OK untuk menyimpan hasil pengukuran.

Catatan : Sangat tidak disarankan mengukur luas area dengan GPS Garmin, karena akurasi GPS Garmin hanya sekitar 5-10 meter. Anda bisa menggunakan GPS tipe Pemetaan atau GPS Geodetik untuk pengukuran yang lebih akurat, akurasinya bisa mencapai 5mm-10mm

9. Memasukan Titik ke Google Earth

Berikut langkah-langkahnya

a. Buka aplikasi google earth, setelah aplikasi terbuka, pilih Add > pilih Placemark / Ctrl + Shift + P
b. Setelah muncul Google Earth - New Place mark > Input koordinat tempat yang akan dimasukan, mulai dari Zone, Easting, Northing (Jika Koordinatnya UTM) > ubah nama tempat yang anda inginkan, misal GPS P.Geografi > setelah semua selesi pilih OK.
Title: 9 Cara Menggunakan GPS Garmin
Posted by:Unknown
Published :2017-01-16T01:02:00-08:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
9 Cara Menggunakan GPS Garmin
Read More

Cara Menggunakan Anemometer (Alat Pengukur Kecepatan Angin) Digital

Alat Pengukur Anemometer Digital
Alat ukur digital - Anemometer digital adalah sebuah alat yang difungsikan untuk mengukur kecepatan angin dan sering digunakan oleh badan stasiun prakiraan cuaca, meteorologi dan geofisika, kapal maupun pesawat terbang. Selain mengukur, alat ini juga bisa mengukur kecepatan angin, mengukur tekanan angin, memprediksi cuaca, dan tinggi gelombang laut.

Alat ukur ini memiliki tingkat keakuratan hingga 0.5 m/s. Menggunakan Anemometer Digital sangatlah mudah, anda hanya perlu memegang Anemometer secara vertikal atau meletakan di atas penyangga. Angka secara otomatis akan tampil pada speedometer. Adapun cara membaca skala dan hasil pengukurannya adalah sebagai berikut:

  • Tekan tombol ON/OFF
  • Akan menampilkan semua kategori pengukuran pada layar
  • Untuk mode pengukuran yang diperlukan
  • Teka tombol HOLD untuk melihat hasil pengukuran
  • Mencatat hasil pengukuran

Anemometer sendiri menjadi salah satu alat yang memiliki peran penting terutama untuk sektor yang berpengaruh terakit temperatur cuaca dan kecepatan angin seperti stasiun prakiraan cuaca, meteorologi dan geofisika, kapal dan pesawat tebang. Alat ini memang menjadi salah satu alat ukur yang penting dan banyak digunakan, jika anda membutuhkan alat ini jangan kuatir akan susah mencarinya, karena sudah banyak supplier dan distributor anemometer yang menyediakan alat ini di toko-toko secara langsung maupun online.

Menjamurnya toko anemometer digital ini membuat ketatnya persaingan diantara masing-masing pelaku bisnis, maka tak heran jika kemudian banyak bermunculan penawaran dan promosi yang akan sangat menguntungkan untuk anda sebagai pihak pembeli. Anda akan lebih leluasa dalam memilah dan menyesuaikan dalam segi kualitas barang/pelayanan serta harga. Jika anda ingin order anemometer digital anda bisa datang ke toko kami, Alnindo Elektronik merupakan salah satu distributor yang menyediakan jual anemometer digital yang berkualitas dan bergaransi resmi serta harga bersaing.
Title: Cara Menggunakan Anemometer (Alat Pengukur Kecepatan Angin) Digital
Posted by:Unknown
Published :2017-01-13T19:24:00-08:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Menggunakan Anemometer (Alat Pengukur Kecepatan Angin) Digital
Read More

Cara Seting Firstcom FC-136/436



Radio Komunikasi, Hallo Briker se Indonesia raya tercinta....sahabat briker yang baik hati, ketemu lagi dengan saya di artikel kali ini tentang Panduan cara Seting Firstcom FC-136/436. Ohya Brother...Panduan ini juga berlaku untuk beberapa type HT Firstcom yaitu FC-136, FC-438, FC-01G, dan TYT TH-F5

MENU

Setting HT dilakukan melalui MENU, yang dapat diakses dengan cara:

Tekan [F], lalu tekan [9SEL]

Menu diubah dengan menekan tombol panah atas/ bawah tombol menu atas bawah firstcom fc-136-436. Di bawah ini adalah penjelasan beberapa menu utama:

APO: Automatic Power Off  HT otomatis mati setelah waktu yang ditentukan
BATSAV: Battery Save Mode hemat battery, disarankan ON
DW: Dual Watch Jika ON, maka saat RADIO FM aktif, akan pindah ke FREK jika ada signal masuk
OFFSET: Selisih frekwensi repeater Selisih antara frekwensi transmit dan receive repeater
ROGER: Roger beep Tone beep setelah selesai transmit
RADIO FM

Radio FM diaktifkan / non-aktifkan dengan cara: Tekan [F], lalu tekan [8FM]

Tekan tombol panah atas/ bawah untuk memilih frekwensi radio FM, atau masukkan langsung melalui tombol angka keypad.

Cara Simpan Channel Radio FM:

Setelah memilih frekwensi FM yang hendak disimpan, tekan [F] di layar akan muncul nomor channel berkedip, pilihlah channel dengan tombol panah atas/ bawah, lalu tekan [F] sekali lagi untuk menyimpan di nomor channel tersebut.



VFO / MEMORY Mode

VFO adalah mode dimana anda bisa memasukkan frekwensi melalui keypad atau tombol panah atas/ bawah.

Memory adalah mode dimana frekwensi telah tersimpan di channel dan diakses melalui tombol panah atas/ bawah atau memasukkan nomor channel melalui keypad (tersedia 128 nomor channel)

Mode VFO dan Memory berpindah bergantian dengan menekan tombol [V/M]

Menyimpan frekwensi di Memory Channel

Simpanlah frekwensi penting dalam memory channel  (max 128 nomor) sehingga mudah diakses.

Channel dapat diberi nama (max 5 huruf) sehingga memudahkan identifikasi.

Langkah menyimpan frekwensi biasa di Memory Channel:

Masuk mode VFO
Tekan keypad untuk memilih frekwensi yang hendak disimpan, misalnya 144.000
Tekan [F] hingga ada huruf F berkedip di layar
Pilih nomor channel dengan menekan tombol panah atas/ bawah (nomor 1 hingga 128).
Tekan [V/M] untuk menyimpan.
Perhatian:

Jika sudah ada memory tersimpan dalam channel tertentu, maka nomor channel akan berkedip pada langkah ke-4. Memory lama akan tertimpa dengan frekwensi baru jika anda memilih di channel yg sudah dipergunakan sebelumnya.

Langkah menyimpan frekwensi repeater di Memory Channel:

Misalkan hendak menyimpan frekwensi standby (RX): 145.000, frekwensi transmit (TX): 144.500, Tone: 88

(jika repeater tidak memakai tone, abaikan saja langkah no 8 dan 9: setting tone)


  • Masuk mode VFO
  • Tekan keypad untuk memilih frekwensi RX terlebih dahulu, dalam contoh ini: 145.000
  • Tekan [F] hingga ada huruf F berkedip di layar, lalu tekan [9SEL]
  • Tekan tombol panah atas/ bawah hingga menu no 13 (OFFSET)
  • Tekan [F], lalu tekan keypad untuk memasukkan selisih frekwensi RX dan TX, dalam contoh ini anda harus memasukkan 00.500 (didapat dari selisih RX 145.000 dan TX 144.500)
  • Tekan [F] sekali lagi untuk menyimpan offset, lalu tekan [W/M] untuk keluar dari menu.
  • Tekan [F], [5REV] berulang untuk memilih setting offset + atau – , di dalam contoh ini, karena frekwensi TX lebih kecil daripada RX, maka offset REV adalah – (minus)
  • Tekan [F], [6SQT] berulang kali untuk memilih satu diantara setting mode tone yang aktif. Pilihan yang tersedia: OFF – TONE – CTCSS – D TONE – DCS – T DCS – D TSQL. Dalam contoh saat ini, pilihlah TONE dan dilayar akan muncul lambang huruf CT
  • Tekan [F], [7CODE] untuk menu pilihan fungsi tone CTCSS/DCS. Tekan panah atas/ bawah untuk memilih tone anda, dalam contoh ini adalah 88.5. Tekan [F] untuk keluar menu.
  • Test: Sampai langkah ini, di layar tertulis frekwensi 145.000 ketika standby, dan tertulis 144.500 ketika anda menekan tombol transmit, serta ada lambang CT di layar.
  • Jika perlu, lakukan setting power HIGH/LOW dengan  menekan [F], [2PWR]. Jika tidak, abaikan saja langkah ini. Langkah berikutnya adalah menyimpan setting ini di channel memory.
  • Tekan [F] hingga terdapat lambang huruf F berkedip-kedip di layar, lalu tekan tombol panah atas/ bawah untuk memilih nomor channel memory (nomor 1 hingga 128)
  • Tekan [V/M] untuk menyimpan.
  • Sekedar mengingatkan, anda dapat berpindah dari mode VFO ke MEMORY CHANNEL dan sebaliknya, dengan menekan tombol [V/M]


Perhatian:

Jika sudah ada memory tersimpan dalam channel tertentu, maka nomor channel akan berkedip pada langkah ke-12. Memory lama akan tertimpa dengan frekwensi baru jika anda memilih di channel yg sudah dipergunakan sebelumnya.


MEMBERI NAMA CHANNEL

Channel yang berisi memory frekwensi dapat diberi nama (defaultnya adalah nomor channel) agar mudah diingat.

Cara mengeset nama channel:

  • Pemberian nama hanya bisa pada mode Mem-Only untuk frekwensi yang sebelumnya sudah di save.
  • Pastikan anda sudah save frekuensi, catat frekwensi yg disimpan di nomor memory.
  • Pindah ke mode MEM-ONLY dengan cara: Matikan HT, hidupkan sambil menekan tombol [F]hingga muncul ALLRST (F0), lalu tekan tanda panah atas 3 kali hingga muncul M-ONLY (F3), lalu tekan [F] sekali hingga muncul RESET, tekan [F] sekali lagi.
  • Jika langkah di atas benar, maka akan muncul CH-xxx (xxx adalah nomor memory dimana anda sebelumnya menyimpan).
  • Langkah berikutnya adalah memberi nama CH-xxx tersebut dengan cara: tekan [F] lalu [9SEL], tekan tombol panah atas berkali-kali sampai menu  NM SET (012), tekan [F] sekali lagi, lalu mulailah memberi nama dengan memilih karakter dengan tombol panah atas/bawah.
  • Tekan tombol angka [9SEL] untuk ke karakter berikutnya, dan seterusnya. 
  • Tekan [F] untuk menyimpan nama tersebut.

RESET HT

Jika anda ingin mengembalikan setting HT ke setting awal pabrikan, lakukan langkah RESET dengan cara:


  • Matikan HT, tekan dan tahan tombol [F], lalu nyalakan HT.
  • Tekan tombol panah atas/ bawah hingga muncul ALLRST di layar, lalu tekan [F] dua kali untuk melakukan full-reset.
  • HT akan mati dan menyala kembali secara otomatis, dengan kondisi setting awal pabrikan. Semua setting yang sebelumnya telah anda simpan akan terhapus!


Demikian informasi dan tutorial singkat seputar cara setting firstcom. semoga bermanfaat wassalam briker.....
Title: Cara Seting Firstcom FC-136/436
Posted by:Unknown
Published :2016-09-14T01:57:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Seting Firstcom FC-136/436
Read More

Memodifikasi Power Suply PC menjadi Charger AKI


Radio Komunikasi, Pada postingan kali ini, saya akan bahas tentang cara membuat charger aki dari PSU komputer. tips ini berguna bagi pembaca yang memiliki alat elektronik atau mobil dan motor, jika dibutuhkan dalam kondisi darurat ataupun untuk bisnis...sangat bermanfaat, 

Perlu diketahui (bagi yg belum tau) bahwa PSU komputer bisa menghasilkan daya hingga ratusan watt. Jika kita asumsikan PSU yang abal abal masih mampu memberikan output 12v sekitar 150 watt, setidaknya PSU mampu menghantar arus sebesar 150/12 = ±12ampere. So, kalo mau ngecas aki truk yang 100 ampere palingan perlu 8-10 jam juga udah kelar..

Masalahnya,....... PSU memiliki output tegangan DC senilai 3v3, 5v, dan 12v. Charger aki yang dibutuhkan adalah untuk 12v. 

"Loh kan artinya tinggal sambung kabel 12v langsung ke aki beres toh?" Ra iso  bro ...! alias ga bisa !

Aki 12v memerlukan tegangan pengisian ± 13v8, jadi output PSU harus diatur ke 13,8 volt. 

"Trus gimana cara ngaturnya?" Wis gampang itu hehehe..

Penasaran? baca sampai slesai ya sob,,,

Alat dan bahan yang dibutuhkan:
PSU komputer bisa yang bekas atau yang baru, seri AT atau ATX, dalam modifikasi saya menggunakan yang ATX. Dalam hal ini, saya menggunakan PSU Merek Power*Logic yang menggunakan IC KA7500 sebagai regulator.

  1. Power*Logic Magnum Pro
  2. Multimeter, disarankan yang digital gan.
  3. Solder, timah, Lotfett, desoldering pump
  4. Resistor 8,2kOhm atau 10 kOhm
  5. Potensio 20 kOhm.
  6. Kabel secukupnya
  7. Heatshrink (disarankan, tidak wajib).
Langkah kerja :
  • Pastikan medan kerja sudah disiapkan dan fasilitas ground /arde sudah disiapkan untuk mengamankan peralatan.
  • PENTING ! Pastikan perangkat PSU tidak dihubungkan ke aliran listrik. Jika terhubung, segera cabut dan tunggu beberapa saat hingga kapasitor utama mengalami pengosongan muatan.
  • Buka perangkat PSU dengan hati-hati. Perhatikan warna kabel yang terhubung. Untuk memudahkan pekerjaan, saya mencabut semua kabel kecuali kabel Power On.
Tabel warna kabel PSU

  • Panaskan solder, kemudian lepas semua sambungan kabel.
  • Cari jalur resistor dan dioda zener yang terhubung dengan output tegangan 3v3 dan 5v. Pastikan jalur resistor dan zener adalah jalur feedback yang menuju ke pin 1 IC KA7500 atau TL494, cabut resistor dan dioda zener tersebut. Biasanya, nilai resistornya adalah 4,7 kOhm untuk 3v3 dan 15kOhm untuk 5v.
  • Ganti resistor yang terhubung dengan tegangan 12v dengan hambatan baru. Nilai resistor ini biasanya bernilai 20-27 kOhm. Pada kasus saya, nilai resistor adalah 22kOhm.
  • Buat rangkaian pengganti baru dengan resistor 8,2kOhm dan potensio 20kOhm. Beberapa blog menggunakan resistor 10 kOhm dan potensio 20kOhm. Dengan res 8k2 + pot 20kOhm, PSU bisa menghasilkan tegangan dari 7,5 v hingga 14,6 v, sedangkan dengan res 10kOhm dan pot 20kOhm menghasilkan tegangan 8-14,6v, lewat dari itu, PSU akan shutdown.
Resistor dan zener yang dilepas

  • Hubungkan rangkaian pengganti dengan kabel penghubung. Pasang potensio pada bodi PSU untuk memudahkan pengaturan tegangan. Perhatikan kabel putih biru diatas.
  • Karena kipas pendingin berputar dengan tegangan 12v, maka kecepatan putaran akan terpengaruhi oleh tegangan. Agar kipas tidak mudah jebol karena tegangan yang terlalu tinggi, gunakan resistor 100ohm pada positif kipas sebagai pengaman.
  • Solder kembali kabel 12v dan ground pada rangkaian. Disarankan menggunakan beberapa buah kabel agar lebih tahan terhadap arus yang besar.
  • Sebagai indikator nyala, saya menggunakan 2 buah lampu LED untuk mengetahui status PSU. Satu LED sebagai indikator standby, satu LED sebagai indikator Power On. LED standby menggunakan tegangan dari +5volt standby, sedangkan LED power on menggunakan tegangan 5volt biasa. Sebagai pengaman LED, gunakan resistor 100-200ohm pada LED standby dan 330 pada LED power on.
  • Buat switch power dengan cara memasang saklar yang menghubungkan kabel Power On dan Ground.
  • Rapikan kabel pada rangkaian, bungkus kabel dengan heatshrink untuk merapikan dan mencegah korsleting, kemudian pasang jack konektor untuk memudahkan koneksi kabel.
  • Charger aki siap digunakan ! 


Untuk ngecas aki 12v, biasanya diperlukan tegangan 13v8, jadi atur output tegangan dengan potensio hingga mencapai 13v8. Jika tidak ada multimeter, putar habis saja sampe mentok, karena tegangan maksimal hanya 14v6 saja, masih aman buat aki. 

Demikian tips cara modifikasi PSU PC menjadi Charger AKI. semoga berguna dan bermanfaat. 
Title: Memodifikasi Power Suply PC menjadi Charger AKI
Posted by:Unknown
Published :2016-08-22T20:31:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Memodifikasi Power Suply PC menjadi Charger AKI
Read More

Tutorial Dasar Menggunakan PathLoss 4.0

Tutorial Pathloss 4.0


Pathloss, mungkin banyak pertanyaan yang akan diajukan klo mendengar kata tersebut. Entah "Apa itu?","Buat apa itu?" atau pertanyaan yang lebih to the point "Bagaima cara menggunakannya??"
Berikut ada sedikit tutorial yang mungkin dapat sedikit membantu menjawab pertanyaan yang terakhir.


To The point aja yaaaach. . . . :D Karna lumayan panjang saya alihin ke page dibawah ini gan.


Title: Tutorial Dasar Menggunakan PathLoss 4.0
Posted by:Unknown
Published :2016-07-25T20:02:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Tutorial Dasar Menggunakan PathLoss 4.0
Read More

Tips : Cara Membuat PLL Pemancar FM Stereo dan Boster FM 25 Watt

Contoh Pemancar FM Radio di Pasaran

Radio Komunikasi, Apakabar Brighker ??? Kali ini saya akan berbagi tentang Cara Membuat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt. Sebenarnya ini kegiatan lama yang berlangsung kira-kira 9  tahun yang lalu sekitar tahun 1999/2000, namun tidak ada salahnya kalau hal itu saya posting sekedar untuk berbagi/sharing sesama Hobies Elektronika Frekuensi tinggi. Siapa tahu bisa dijadikan referensi dan bermanfaat juga bagi yang lain... Saat itu memang lagi Ngetrend Broadcasting FM Eksperimenter. Saat-saat dimana mulai akan bermunculan Stasiun-stasiun Pemancar FM Stereo Broadcast tanpa Ijin (kalaupun ijin paling-paling cuma ijin Lokal).
Para Hobies Elektronika Radio Frekuensi khususnya VHF saat itu berusaha bagaimana cara membuat Pemancar FM baik Mono maupun Stereo dengan segala keterbatasan komponen yang ada saat itu. Memang saat itu untuk mendapatkan komponen2 tertentu sangatlah sulit dan kalaupun ada harus dibayar dengan biaya cukup mahal baik dari harga komponen maupun cara mendapatkannya. Waktu itu di tempat saya untuk mendapatkan komponen tertentu harus rela ke pasar Genteng Baru Surabaya yang berjarak sekitar 200 km dengan waktu tempuh sekitar 10  jam p-p :)
Akhirnya dengan segala keterbatasan yang ada, saya mulailah cara Pembuatan PLL Pemancar FM Stereo + Boster 25 Watt tersebut dengan merancang Skema MPX, Osilator, PLL, Booster dan sebagainya. Berikut Spesifikasi Pemancar FM Stereo  + Boster 25 Watt yang saya buat saat itu :
1. MPX Stereo :
  • Menggunakan Sistem Sampling untuk membangkitkan 38 kHz – DSBSC
  • Digital MOSFET Osilator dengan kristal 456 kHz sebagai resonatornya dan beberapa pembagi MOSFET
  • Low Noise op-amp menggunakan 4 buah op-amp yang dibangun menggunakan 2 buah IC MC1458
  • 3 tingkat 15 kHz pasif Low Pass Filter fixed 12 kHz frekuensi lancung
  • Vcc +12 Volt DC
  • – 26 dB L – R  Separation
2. Osilator + PLL + Buffer :
  • 87,5 MHz – 108,5 MHz Frekuensi Range
  • Osilator Pemancar FM menggunakan FET dengan 2 buah Varaktor MV2105
  • FET Buffer 1 nd Osilator
  • PLL dengan TC9122P (Saat itu IC PLL yang ada memang baru IC tersebut yang bisa saya dapatkan)
  • Display Frekuensi kerja PLL menggunakan IC TTL dan 4 Seven Segmen
  • Very Fast Lock PLL. Hanya perlu waktu kurang dari 0,25 detik PLL untuk Lock
  • Dilengkapi PLL Lock  Circuit Sensor. Rangkaian ini berfungsi untuk mendeteksi Lock PLL sehingga Buffer 1 Watt pada PLL akan ON saat PLL Lock. Sehingga Boster 25 Watt Pemancar juga baru ON (mendapat sinyal input) setelah PLL Lock. Jadi selama PLL belum Lock maka Boster Pemancar FM Stereo 25 Watt tetap OFF
  • LED Lock Indikator
  • 4 buah DIP Switch untuk Setting Frekuensi Kerja PLL
  • Vcc +12 Volt DC
  • 12 MHz Swing Setting Osilator. Hanya perlu 2 kali Adjustment koker untuk bergeser dari frekuensi 88 MHz – 108 MHz
  • 1 Watt Power Output menggunakan C2538 dengan Low Pass Filter
3. Boster Pemancar FM 25 Watt :
  • 50 Ohm Output Impedance
  • Driver dengan C1971 dan Final dengan C1946A
  • 87,5 MHz – 108,5 MHz Frekuensi Range
  • 25 Watt Power Output Flat. Daya Output rata 25 Watt mulai 87,5 – 108,5 MHz
  • Vcc +13,8 Volt DC
  • Potensio Adjustment Power (daya output pemancar FM dapat diatur 0 Watt – 25 Watt dengan memutar power potensio di panel depan)
  • Type Phi – Output Low Pass Filter dengan redaman harmonisa  yang sangat bagus (menurut pendapat saya) :d
  • One Tune Trimer Capasitor 5 – 100 pF
4. Power Suply, Ada 2 Power Suply :
  • Switching Power Suply Komputer Type Lama (Built-Up). Diambil +12 Volt untuk mensuplay PLL, MPX Stereo, Level Indikator dan Kipas Pendingin. Sementara +5 Volt untuk Rangkaian Digital Dispaly Frekuensi pada Seven Segmen
  • +13,8 VDC – 10 Ampere Switching Regulator untuk mensuplay Boster 25 Watt
5. Soft-Start Circuit :
  • Menggunakan Aktif  Soft-Start Circuit dengan Full-Contact Time Delay  1 detik. Rangkaian ini untuk mengantisipasi Arus Sentak yang cukup besar saat pertama Pesawat dihidupkan
Berikut Dokumentasi dari Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Boster FM 25 Watt yang saya buat saat itu :
Rangkaian MPX Stereo + Audio LPF :



Rangkaian FET Osilator + PLL :



PLL Lock Internal LED Indikator :



MPX Stereo + PLL Osilator + Booster 25 Watt :



Switching Regulator + Soft Start Circuit :



102,3 MHz  PLL Test Display + LED  Lock Indikator :


Pembuatan PLL Pemancar FM Stereo + Boster FM 25 Watt tersebut di atas memang masih perlu pengembangan diantaranya adalah penambahan SWR Protektor pada bagian akhir setelah RF Power Amplifier c1946A dan Low Pass Filter.

Dari hasil uji ketahanan, Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Booster  FM 25 Watt tersebut sudah saya uji ON-Air selama lebih dari 10 x 24 jam Non-Stop dengan Power Maksimal pada 25 Watt beban Antena dengan SWR 1 : 1,05 dengan hasil cukup memuaskan sebagai berikut :
  • Suhu Pendingin Boster Stabil
  • Suhu Switching Regulator Stabil
  • Kualitas Audio Stabil
  • Daya Output Stabil pada 25 Watt
  • MPX L – R Separation stabil
  • Osilator + PLL Stabil tanpa Adjustment ulang Koker
  • Frekuensi Stabil
  • RF Output Low Pass Filter Filter Stabil
  • SWR Stabil pada 1 : 1,05
Selain itu penambahan Daya Output perlu dilakukan mengingat 25 Watt belumlah cukup. Saat  itu (tahun 2000) memang sudah memenuhi syarat untuk Broadcasting, namun untuk saat ini paling tidak harus minimal 200 Watt (2 x SC2694). Sampai saat ini, meskipun sudah 9 tahunan dan sudah tidak ON-AIR lagi, Pesawat PLL Pemancar FM Stereo + Booster FM 25 Watt tersebut masih Oke dan masih dapat dioperasikan.  

Demikian Tips  Cara Membuat PLL Pemancar FM Stereo dan Boster FM 25 Watt, Semoga Bermanfaat.
Title: Tips : Cara Membuat PLL Pemancar FM Stereo dan Boster FM 25 Watt
Posted by:Unknown
Published :2016-07-19T03:06:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Tips : Cara Membuat PLL Pemancar FM Stereo dan Boster FM 25 Watt
Read More

Cara Setting Frekuensi HT Icom V85


Radio Komunikasi - Cara Setting Frekuensi HT ICOM IC-V85, Setelah beberapa waktu menggunakan HT Merk China, Yakni Baofeng UV-5R, saya jadi tertarik untuk mencoba beberapa merk HT keluaran jepang, yang katanya rekan-rekan breaker lebih bagus untuk keperluan jangka panjang. Selain ada beberapa merk dengan watt dan batre yang besar, ht keluaran jepang ini cukup banyak tersedia aksesoris dan suku cadangnya. Jadi ketika kebetulan ht merk jepang kita rusak, akan mudah untuk diperbaiki, tidak perlu inden untuk suku cadangnya.

Cara Setting Frekuensi HT ICOM IC-V85 Salah-satu HT merk jepang yang akhirnya pernah saya pilih untuk digunakan adalah ICOM IC-V85. Setelah unpacking, memang spesifikasi HT ini cukup bagus, disamping batre dan power nya dengan kekuatan besar, pernah saya coba digunakan untuk standby bisa tahan 2 hari 1 malam bahkan lebih, dan jika digunakan untuk memancar/transmit dengan frekuensi 14-15an Mhz, bisa tahan hingga seharian. Itu pun menggunakan antena luar, apalagi jika tetap menggunakan antena bawaan atau handy antena lain, mungkin bisa lebih lama tahan tidak di cash.

Jika sebelumnya saya membeli HT langsung di isi dengan frekuensi alias tinggal pakai, untuk kali ini ketika hendak membeli HT, saran saya biarkan kosong untuk frekuensi, dengan tujuan supaya bisa belajar setting sendiri untuk memasukan frekuensi di ht. Berikut saya bagikan informasi tentang cara mudah setting frekuensi dengan menggunakan HT ICOM V85.

  1. Pastikan bahwa radio Anda berada dalam mode VFO. 
  2. Jika berada dalam modus memori (hitam ikon menunjukkan MR dalam layar), alihkan radio Anda untuk VFO mode dengan menekan tombol CLR.
  3. Mengatur frekuensi yang akan digunakan dengan menekan nomor pada keypad. Anda harus memasukkan enam digit untuk menyelesaikan pengaturan frekuensi.
  4. Untuk mengatur mengimbangi atau duplex, tekan tombol FUNC dan kemudian tombol DUP untuk memilih antara simpleks (kosong), “-” dan “+”.
  5. Jika repeater memerlukan nada terdengar sub atau biasa juga dikenal dengan TONE, tekan tombol FUNC dan kemudian SET untuk masuk ke modus ditetapkan.
  6. Tekan tombol atas atau bawah sampai muncul tulisan rt di layar, kemudian putar tombol untuk memilih nada tone yang tepat sesuai dengan RPU anda. Tekan CLR atau PTT untuk keluar dari modus yang ditetapkan.
  7. Untuk mengaktifkan nada, tekan FUNC diikuti dengan tombol TONE dan menelusuri fitur sampai tanda “♪” muncul di bagian atas layar sebelah or “_ +”.

Demikian cara Setting frekuensinya, cukup mudah kan bro ?.... Nah jika sudah menentukan frekuensi, langkah selanjutnya adalah menyimpan frekuensi atau channel tersebut ke memory perangkat HT, berikut ini tahap-tahapnya :

  1. Tekan FUNC diikuti dengan tombol MR. Indikator channel memory akan berkedip terus menerus.
  2. Tekan tombol atas atau bawah untuk menggulir ke nomor saluran memori untuk menyimpan pengaturan ini kemudian masuk (Sebuah layar kosong akan menunjukkan saluran memori terbuka Jika Anda memilih memori mana frekuensi ditampilkan, Anda akan menulis di atasnya).
  3. Tekan FUNC lagi dan kemudian terus tombol MR selama 1-2 detik untuk menyimpan pada memory. Anda akan mendengar dua nada bip pendek ketika disimpan.
  4. Jika Anda tidak memiliki saluran memori lebih lanjut untuk membuat, Tekan tombol MR untuk beroperasi dalam modus memori. Untuk melanjutkan membuat saluran memori, kembali ke langkah 1 dari Memasuki Frekuensi, Offset, dan Nada.
Demikian Tutorial cara setting dan frekuensi dan menyimpan frekuensi pada HT Icom V85. Semoga bermanfaat dan dapat membantu agan semua yang kurang mengerti.
Title: Cara Setting Frekuensi HT Icom V85
Posted by:Unknown
Published :2016-07-18T00:00:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Setting Frekuensi HT Icom V85
Read More

Tutorial : Cara Setting HT Altron 3B-FM


Radio Komunikasi, Apakabar bro ...!! Postingan kali ini saya akan berbagi kepada pengguna  HandyTalky (HT) , tentang bagaimana pemrograman dalam peggunaan HT ALTRON 3B-F. biar ga bosen baca kepanjangan, langsung saja dibawah ini tutorialnya.

http://alnindo.com/

 
Cara Setting frekuensi Symplex,

untuk pertamakalinya Masukkan frekuensi RX dan TX :

Contoh :

1. RX : 434.550 dan TX : 434.550 dengan cara mengetikkan angka sesuai yang di inginkan.

2. Cara untuk mengisi tone squale RPL/TPL (bila tidak memakai tone maka posisi tone di OFF)

a. Tekan tombol "F" + "2rtx" kemudian untuk mengatur tone RX-nya adalah :

- Tekan "Band" untuk mengubah kode mode, setelah pencarian kode selesai akan berhenti secara oomatis.
Mode Kode : CTCSS :67,0-254,1(CTCSS)
DCS : N023-N754 (NORMAL DCS)
DCS : I023-I754 (IVERSE DCS)

- Kemudian pilih kode tone dengan menekan (UP/Panah atas/segitiga) dan (UP/Panah bawah/segitiga)

- Kemudian untuk mengkonfirmasi tekan "MR/vfo"

b. Tekan tombol "F" + "3txt" dan untuk mengatur tone TX-nya adalah :

- - Tekan "Band" untuk mengubah kode mode, setelah pencarian kode selesai akan berhenti secara oomatis.
Mode Kode : CTCSS :67,0-254,1(CTCSS)
DCS : N023-N754 (NORMAL DCS)
DCS : I023-I754 (IVERSE DCS)

- Kemudian pilih kode tone dengan menekan (UP/Panah atas/segitiga) dan (UP/Panah bawah/segitiga)

- Kemudian untuk mengkonfirmasi tekan "MR/vfo"

3. Cara Menyimpan Program anda tinggal tekan "F" + "MR/vfo" kemudian pilih dengan tombol "Segitiga atas/bawah" untuk menentukan chanel yang akan disimpan. jika sudah tinggal konfirmasi dengan cara tekan "MR/vfo" sebanyak 2x

4. Cara melihat Program yang telah di save adalah dengan menekan "MR/vfo"

5. Cara menghapus memory chanel yaitu dengan menggunakan/menekan tombol
"F" + "0set" + "8scr" dan yang terakhir tekan "MR/vfo" sebanyak 2x

6. Cara Reset yaitu dengan menggunakan/menekan tombol
"F" + "0set" + "9dw" dan yang terakhir tekan "MR/vfo" sebanyak 2x

7. Cara memberikan nama pada chanel yaitu dengan menekan "F" + "0set" + "5vox"

Jika anda mencari Product ALTRON, bisa mengunjungi website Resminya ALtron Technology

Cara setting frekuensi Duplex

Untuk pertama kalinya masukkan frekuensi RX dan TX :

Contoh :

1. Pertama kali ketik Frekuensi RX : 437.875 lalu untuk isi frekuensi TX harus tau dulu selisihnya. misalkan RX : 432.875 berarti RX-TX=5000, kemudian tekan :
"F" + "0set" + "2rxt" berikutnya masukkan selisihnya tadi (5000) dan tekan "MR/vfo" untuk konfirmasi. berikutnya tekan "F" + "4rpt" hingga keluar tmpilan (+)(-)

2. Cara untuk mengisi tone squale RPL/TPL (bila tidak memakai tone maka posisi tone di OFF)

a. Tekan tombol "F" + "2rtx" kemudian untuk mengatur tone RX-nya adalah :

- Tekan "Band" untuk mengubah kode mode, setelah pencarian kode selesai akan berhenti secara oomatis.
Mode Kode : CTCSS :67,0-254,1(CTCSS)
DCS : N023-N754 (NORMAL DCS)
DCS : I023-I754 (IVERSE DCS)

- Kemudian pilih kode tone dengan menekan (UP/Panah atas/segitiga) dan (UP/Panah bawah/segitiga)

- Kemudian untuk mengkonfirmasi tekan "MR/vfo"

b. Tekan tombol "F" + "3txt" dan untuk mengatur tone TX-nya adalah :

- - Tekan "Band" untuk mengubah kode mode, setelah pencarian kode selesai akan berhenti secara oomatis.
Mode Kode : CTCSS :67,0-254,1(CTCSS)
DCS : N023-N754 (NORMAL DCS)
DCS : I023-I754 (IVERSE DCS)

- Kemudian pilih kode tone dengan menekan (UP/Panah atas/segitiga) dan (UP/Panah bawah/segitiga)

- Kemudian untuk mengkonfirmasi tekan "MR/vfo"

demikian untuk tutorial program HT ALTRON 3B-FM. Jika masih kurang paham bisa isikan pertanyaan dan sanggahan di kolom komentar di bawah ini. trimakasih dan selamat mencoba.



Title: Tutorial : Cara Setting HT Altron 3B-FM
Posted by:Unknown
Published :2016-07-13T21:49:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Tutorial : Cara Setting HT Altron 3B-FM
Read More

Cara Mudah Memasang Aplikasi GPS 7Ways Pada Ponsel Android & iOS Tanpa Menggunakan PC (Komputer)


Semakin hari semakin banyak ponsel-ponsel mutakhir yang menyediakan perangkat keras penerima sinyal satelit GPS (Global Positioning System). Namun banyak diantara penggunanya yang tidak mengoptimalkan penggunaannya dalam pemakaian sehari-hari. Sekalipun menggunakan aplikasi bawaan yang sudah tersedia di dalamnya.
Nah, untuk membantu para pengguna ponsel untuk lebih memaksimalkan penggunaan fitur penerima GPS ini dengan peta Off-line (untuk lebih jelas apa itu peta Off-line, silahkan klik tulisan ini), salah satu aplikasi GPS gratis yang tersedia diantaranya adalah 7Ways.
Untuk kategori ponsel, 7Ways saat ini hanya menyediakan bagi ponsel ber-operating system Android dan iPhone/iPad. Ini merupakan syarat mutlak! Jadi jika ponsel anda bukan Android, iPhone atau iPad, tentu saja artikel ini tidak akan menarik (contoh lain operating system ponsel adalah Symbian, Blackberry dll).   Contoh yang diberikan di sini dibatasi untuk ponsel Android karena ponsel inilah yang dimiliki oleh penulis.   Untuk iOS, para pembaca dipersilahkan mencari padanannya.
Lalu apa syarat berikutnya?
Tentu saja ponsel Android dan iOS anda memiliki perangkat keras penerima sinyal satelit GPS yang sudah tertanam di dalamnya.
Lalu, bagaimana mengetahui apakah ponsel Android/iOS memiliki fitur ini?

Baca Selengkapnya disini

Kredit Link: Navigasi.net
Kredit Pict: Latlon.wp
Title: Cara Mudah Memasang Aplikasi GPS 7Ways Pada Ponsel Android & iOS Tanpa Menggunakan PC (Komputer)
Posted by:Unknown
Published :2016-06-29T23:37:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Mudah Memasang Aplikasi GPS 7Ways Pada Ponsel Android & iOS Tanpa Menggunakan PC (Komputer)
Read More

File-File Tambahan Pada Aplikasi GPS 7Ways

Aplikasi GPS memiliki fitur-fitur tambahan yang bisa diunduh dan diletakkan pada folder yang sesuai.   7Ways  menawarkan baik secara gratis dan yang memiliki nilai ekonomis dari server mereka.   Pada artikel ini kita akan membatasi pada hal-hal yang berhubungan dengan Indonesia dan file-file yang telah disediakan tautannya dan dapat digunakan tanpa membayar selain siapkan quota bandwith. Beberapa fitur ini ada yang penulis buat sendiri dan atau melakukan penyuntingan dari file-file yang sudah ada hasil kreasi dari sdr. Ardi Winardi sebelumnya.   Fitur-fitur pada peta seperti Lane Assist/Info akan lebih optimal jika menggunakan Add-On yang tersedia di sini mengingat Indonesia menerapkan “Left Side Traffic” (istilah kerennya “stir kanan”) dimana saat berlalu-lintas, kendaraan berada pada lajur kiri.


Baca Selengkapnya Disini

Kredit Link: Navigasi.net
Kredit Pict: Latlon.wp
Sumber artikel: l4tl0n.wordpress.com (Klik disini untuk mengunjungi situs sumber terkait)
Title: File-File Tambahan Pada Aplikasi GPS 7Ways
Posted by:Unknown
Published :2016-06-29T23:19:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
File-File Tambahan Pada Aplikasi GPS 7Ways
Read More

Cara Adjustment Power Radio Icom IC 2300

Cara Menaikan Power Transmit Radio Icom ic2300

1. Sambungkan kabel JIG
2. Tekan tombol [SET] + [MONI] secara bersamaan
3. Tekan tombol ON, nyalakan radio rig icom 2300 nya
4. Tekan tombol [BANK] kecil kotak di sebelah kanan
5. Liat di LCD sampai nongol PO (power Output high)

6. hubungkan kabel ptt yang sudah ada JIG kabel cable nya

>> DOWNLOAD << Panduan Cara Setting Rig Icom IC-2300H 

7. Putar knop dial ke kanan (buat adjust power yg diinginkan nih) *Pastikan saat adjustmen power frekuensi adjustmen power ada di frekuensi 146.000MHz, usahakan pakai dumy load, kalau gak ada pastikan antena match di 146.000Mhz


8. Tekan tombol (S.MW)
9. selesai… Tahap selanjutnya (ini yg penting neh kl ngikutin langkah diatas saja gagal adjustment powernya) setelah dari point 8 tekan tombol [BANK] cari di LCD sampai ketemu menu [PU] nyarinya PU itu dengan memutar knop dial, kalau sudah ketemu langkah selanjutnya tekan PTT pada JIG kabel dan rig tx (transmit) saat tx(transmit) tekan tombol [S.MW]selesai selamat mencoba, Demikian Cara Adjustment Power Radio Icom ic2300
moga berhasil, cara menaikan power transmit ini juga bisa anda lakukan di radio icom 2200.


>> DOWNLOAD << Panduan Cara Setting Rig Icom IC-2300H 

Jenis radio yang bisa di Adjustment Power di antara nya icom 2200, rig icom 2300 H, Radio yaesu FT-2900R ternyata juga bisa di Adjustment Power nya sampai 100watt.
Title: Cara Adjustment Power Radio Icom IC 2300
Posted by:Unknown
Published :2016-06-27T01:23:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Cara Adjustment Power Radio Icom IC 2300
Read More

Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater


Tips Radio Komunikasi, Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater - COR (Carrier Operated Relay), banyak sekali versi cor yang dipergunakan dan dipost oleh teman-teman blogger, mulai dari yang sangat sederhana sekali hingga yang tinggkat profesional, dan cor ini biasanya dipergunakan untuk menggabungkan dua buah radio yang umumnya di buat untuk membuat pancar ulang.

Membuat Repeater sendiri dengan rangkaian COR yang sederhana, rangkaian ini biasa juga disebut dengan modul cor (Carrier Operated Relay), bisa di buat dengan mudah karena komponen-komponen yang digunakan banyak dan mudah di peroleh dipasaran tidak menggunakan komponen khusus seperti IC CMOS, atau IC TTL atau MC (Microcontroler) seperti pada modul-modul cor profesional 


cor repater
dan mungkin saja postingan kali ini juga bagian dari banyak rangkaian-rangkaian cor yang dapat ditemukan di internet untuk membuat sendiri pancar ulang.










COS Input
cos repeater
Penggalan gambar rangkaian diatas terdapat ada penambahan switch, penambahan ini di buat untuk antisipasi jika COS dari radio Recivernya berlogika low atau high, rangkaian ini mungkin  dapat dipergunakan untuk semua merk radio yang  diharapkan rangkaian cortersebut juga dapat dipergunakan, dengan cara merubah posisi switch, jika COS dari radio penerima berlogika low maka switch diposisikan ke no 3, dan jika COS dari radio penerimanya berlogika high maka posisi switch dipindahkan ke no1, pada prinsipnya ada dua type transistor yang berbeda PNP dan NPN, pada saat COS yang diterima berlogika low maka yang bekerja adalah transistor PNP, dan sebaliknya jika COS yang diterima berlogika high maka transistor yang bekerja adalah NPN sama halnya dengan rangkaian cor pada postingan pancara ulang  dengan icom 2100 yang lalu.

Audio Input
pancar ulang sederhana
Di rangkain input ini terdapat dua buah resistor yang memang sengaja tidak di buat berapa besar nilai tahannanya, hal ini disesuaikan dengan input yang digunakan, pada saat artikel ini di posting uji coba audio yang digunakan diambil dari audio input radio receiver sebelum ke VR (trimpot) Volume dari radio penerimanya, nilai RX1 di buat 1K, sedangkan tahanan RX2 tidak digunakan sama sekali. jika audio in di hubungkan ke speaker out dari radionya nilai tahanan RX1 dibuat sebesar 5k6 ohm dan nilai tahanan RX2 100ohm, dan usahakan volume dari radio penerimanya jangan terlalau besar, dikarenakan jika suara input terlalu tinggi maka suara yang dihasilkan tidak akan sempurna, pada saat penyambungan pastikan ground terpasang dengan baik dan kabel yang dipergunakan sebaiknya mempergunakan kabel head yang baik untuk mengurangi noise audio.

Baca juga : Membuat RF Gateway dan Prinsip Koneksinya



Tone Control
rangkaian tone control disini bukanlah tone control tingkat profesional namun tone control sederhana, hanya memfilter suara atau nada tinggi (treable) rendah (bass) yang dapat lewat pada kapasitor keramik 4n7 dan 10nf, untuk hasil yang sesuai dengan yang diinginkan sebaiknya kalibrasi nilai tahanan VR dengan besar kapasitas kondensator perlu diperhatikan dan disesuaikan.
Dari penggalanan tone diatas juga terdapat VR atau tahanan geser yang berfungsi sebagai volume untuk mic in radio pemancar atau Radio TX, penambahan transistor C945 diatas sebagai penguat sehingga suara yang masuk melalui beberapa tahanan dan kapasitor dapat di perkuat sebelum dikirimkan ke luar ( keradio pemancar).

Koneksi Ke Radio
radio penerima
Audi In sebaiknya diambil sebelum masuk ke IC Ampli/Penguat yang terdapat di dalam radio untuk hasil audio yang baik, namun dapat juga mengambil audio dari jack speaker yang terdapat di radio, hanya saja jika menggunakan jalur ini sebaiknya volume radio jangan terlalu besar. sedangkan COS in sebaiknya di cari dengan baik jika menggunakan radio yang tidak ada konektor outnya seperti radio alinco DR135 yang sudah disediakan conector db9, radio motorola ada yang sudah tersedia ada juga yang tidak, untuk mecari jalur cos pada radio sebenarnya tidak terlalu sulit namun dibutuhkan sedikti ketelitian dan kesabaran,




Baca juga : Frekuensi RAPI Bedasarkan Peraturan Mentri


Sekilas cara mencari jalur cos pada radio,
atur frekuensi yang hendak di gunakan, pastikan posisi penerimaan radio dalam mode biasa (normal) atau menggunakan tone, seteleh itu siapkan radio ht dan samakan posisi frekuensinya dan coba meneken ptt pada radio yang kedua (ht), gunakan multi tester untuk mencari jalur cosnya, pertama coba telusuri di daerah kaki IC ampli/suara biasanya ada jalur audio mute jalur ini juga bisa dipergunakan pada saat radio menerima sinyal dari radio yang kedua. Akan ada perubahan pada jarum mutitester pada saat ptt di radio kedua ditekan dan dilepas, jika di bagian audio mute tidak ditemukan coba telusuri di bagian if biasanya disini juga ada. hanya saja tegangannya lebih kecil dari jalur utuk audio mute.Jika pada saat PTT dari radio lain ditekan dan jarum bergerak naik berarti cosnya high, dan ptt dilepas jarum kembali keawal, begitu sebaliknya ptt tidak ditekan jarum menunjuukan level tegangan atau berada ditengah dan pada saat PTT ditekan jarum bergerak turun maka cos nya low. pada pencarian cos ini usahakan cari cos yang berlevel tegangan 5 volt.

Radio Pemancar
radio pemancar
Untuk koneksi rangkaian ke keradio pemancar, VCC bisa dihubungkan ke jalur + 8Volt yang biasanya terdapat pada jack untuk extramic, atau dapat juga menghubungkan langsun didalam radio pemancar atau bisa juga dengan cara menambahkan adaptor, pemberian catu daya atau tegangan untuk rangkaian cor dan tone ini usahakan tegangan yang diberikan benar-benar stabil, karena kestabilan dari tengangan saangat mempengaruhi suara yang dihasilkan, jika catu daya tidak baik suara yang dihasilkan bisa saja tidak sempurna ada dengung atau suara sedikit berisik. untuk jalur audio out dari rangkaian dihubungkan ke jalur mic dari radio pemancar, dan jalur ptt dihubungkan ke ptt radio pemancar, sedangkan jalur ground pastikan terhubung dengan baik, baik itu ground untuk mic dan ground chasis pesawat.

Semoga postingan sederhana ini dapat menjadi refrensi buat teman-teman yang hendak membuat sendiri pancar ulang, setelah bisa membuat cor sendiri sederhana kita bisa membuat repeater sederhana sendiri tinggal mencari jalur cos pada radio penerimanya.

Baca juga : Mengenal Jenis Frekuensi Radio Komunikasi dan Prinsip Kerjanya

Rangkaian COR Sederhana Untuk membuat Repeater Sendirisembari mengetahui prinsip kerja utama dari pancar ulang atau repeater terletak dibagian kendali ulang penggerak ptt radio transmitnya.
Title: Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater
Posted by:Unknown
Published :2016-06-22T01:57:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater
Read More