Showing posts with label Repeater. Show all posts
Showing posts with label Repeater. Show all posts

Macam-macam Alat Navigasi Kapal

 Radio Komunikasi, Sebagai seorang pelaut khususnya seorang Nahkoda adalah sang navigator di atas kapal. Peran Nahkoda kapal sangat vital dan penting dalam upaya mengemudikan kapal apabila sementara melakukan perjalanan dalam pelayaran. Dibutuhkan ketrampilan yang sangat memadai untuk menjadi seorang nahkoda kapal, Ilmu melayari kapal harus di pahami. Bicara tentang ilmu pelayaran seingat kita, adalah ilmu yang mengajari kita cara mengemudikan sebuah kapal dari satu tempat ke tempat lain dengan selamat sentosa, aman, praktis dan ekonomis. Jadi Navigasi adalah penentuan posisi dan arah perjalanan baik di medan sebenarnya atau di peta, dan oleh sebab itulah pengetahuan tentang kompas, peta, radar, arpa, GMDSS, live saving equipment, dan buku buku publikasi serta teknik penggunaannya haruslah dimiliki dan dipahami oleh seorang pelaut.

Sebelum kompas ditemukan, navigasi dilakukan oleh para pelaut (jaman tempo doloe) yaitu dengan mengandalkan/melihat posisi benda-benda langit seperti matahari dan bintang-bintang dilangit, serta posisi bulan yang tentunya bermasalah kalau langit sedang mendung. Kapal kapal sekarang sudah canggih, baik dari system elektronik yang terus bermunculan sehingga mempermudahkan kita dalam menentukan posisi kapal. Banyak buku buku yang diterrbitkan oleh Captain captain senior kita yang mengajarkan cara melayari kapal dengan baik. Salah satunya adalah perangakat navigasi, semua pelaut harus mengenal dan dapat menggunakannya semaksimal mungkil agar tercapai keselamatan dalam rute pelayarannya. Berikut adalah beberapa contoh alat-alat navigasi yang sring ditemui di atas kapal:

1. Peta
merupakan perlengkapan utama dalam pelayaran penggambaran dua dimensi (pada bidang datar) keseluruhan atau sebagian dari permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan/skala tertentu atau dengan kata lain representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut kartografi.



**Proyeksi peta menurut jenis bidang proyeksi dibedakan :

a. Proyeksi bidang datar / Azimuthal / Zenithal
b. Proyeksi Kerucut
c. Proyeksi Silinder

**Proyeksi peta menurut kedudukan bidang proyeksi dibedakan :
a. Proyeksi normal
b. Proyeksi miring
c. Proyeksi transversal

**Proyeksi peta menurut jenis unsur yang bebas distorsi dibedakan:
a. Proyeksi conform, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya sudut
b. Proyeksi equidistant, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya panjang jarak
c. Proyeksi equivalent, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya luas suatu daerah pada bidang lengkung.
 

2. Kompas
Kompas Adalah alat penunjuk arah yang selalu menunjuk kearah Utara, dengan melihat arah Utara-Selatan pada Kompas dan dengan membandingkannya dengan arah Utara Peta kita sudah dapat mengorientasikan posisi pada peta, Kompas adalah alat navigasi untuk mencari arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan, maka kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah. Alat ini membantu perkembangan perdagangan maritim dengan membuat perjalanan jauh lebih aman dan efisien dibandingkan saat manusia masih berpedoman pada kedudukan bintang untuk menentukan arah. Alat apapun yang memiliki batang atau jarum magnetis yang bebas bergerak menunjuk arah utara magnetis dari magnetosfer sebuah planet sudah bisa dianggap sebagai kompas. Kompas jam adalah kompas yang dilengkapi dengan jam matahari. Kompas variasi adalah alat khusus berstruktur rapuh yang digunakan dengan cara mengamati variasi pergerakan jarum. Girokompas digunakan untuk menentukan utara sejati. Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut. Berikut ini adalah arah mata angin yang dapat ditentukan kompas.

a. Utara (disingkat U atau N)
b. Barat (disingkat B atau W)
c. Timur (disingkat T atau E)
d. Selatan (disingkat S)
e. Barat laut (antara barat dan utara, disingkat NW)
f. Timur laut (antara timur dan utara, disingkat NE)
g. Barat daya (antara barat dan selatan, disingkat SW)
h. Tenggara (antara timur dan selatan, disingkat SE)


3. GPS
Salah satu perlengkapan modern untuk navigasi adalah Global Positioning Satelite/GPS adalah perangkat yang dapat mengetahui posisi koordinat bumi secara tepat yang dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit. Perangkat GPS modern menggunakan peta sehingga merupakan perangkat modern dalam navigasi di darat, kapal di laut, sungai dan danau serta pesawat udara. Global Positioning System (GPS) adalah satu-satunya sistem navigasi satelit yang berfungsi dengan baik. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS anatara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India. Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS).

[1] Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun,
[2] termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.


4. Radar
Sangat bermanfaat dalam navigasi kapal laut dan kapal terbang modern sekarang dilengkapi dengan radar untuk mendeteksi kapal/pesawat lain, cuaca/ awan yang dihadapi di depan sehingga bisa menghindar dari bahaya yang ada di depan pesawat/kapal. Radar (dalam bahasa Inggris merupakan singkatan dari radio detection and ranging, yang berarti deteksi dan penjarakan radio) adalah sistem yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat dan hujan. Istilah radar pertama kali digunakan pada tahun 1941, menggantikan istilah dari singkatan Inggris RDF (Radio Directon Finding). Gelombang radio kuat dikirim dan sebuah penerima mendengar gema yang kembali. Dengan menganalisa sinyal yang dipantulkan, pemantul gema dapat ditentukan lokasinya dan kadang-kadang ditentukan jenisnya. Walaupun sinyal yang diterima kecil, tapi radio sinyal dapat dengan mudah dideteksi dan diperkuat. Gelombang radio radar dapat diproduksi dengan kekuatan yang  diinginkan, dan mendeteksi gelombang yang lemah, dan kemudian  diamplifikasi (diperkuat) beberapa kali. Oleh karena itu radar digunakan  untuk mendeteksi objek jarak jauh yang tidak dapat dideteksi oleh suara  atau cahaya. Penggunaan radar sangat luas, alat ini bisa digunakan di  bidang meteorologi, pengaturan lalu lintas udara, deteksi kecepatan oleh polisi, dan terutama oleh militer.

 5. Telegraf
Merupakan sebuah mesin untuk mengirim dan menerima pesan pada jarak jauh.mengunahkan Kode Morse dengan frekwensi gelobang radio, kode morse adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan menggunakan standard data pengiriman nada atau suara,cahaya dengan membedakan ketukan dash dan dot dari pesan kalimat, kata,huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat dikirimkan melalui peluit,bendera, cahaya, dan ketukan morse.


 6. Sonar
(Singkatan dari bahasa Inggris: sound navigation and ranging), merupakan istilah Amerika yang pertama kali digunakan semasa Perang Dunia, yang berarti penjarakan dan navigasi suara, adalah sebuah teknik yang menggunakan penjalaran suara dalam air untuk navigasi atau mendeteksi kendaraan air lainnya. Sementara itu, Inggris punya sebutan lain untuk sonar, yakni ASDIC (Anti-Submarine Detection Investigation Committee. Sonar merupakan sistem yang menggunakan gelombang suara bawah air yang dipancarkan dan dipantulkan untuk mendeteksi dan menetapkan lokasi obyek di bawah laut atau untuk mengukur jarak bawah laut. Sejauh ini sonar telah luas digunakan untuk mendeteksi kapal selam dan ranjau, mendeteksi kedalaman, penangkapan ikan komersial, keselamatan penyelaman, dan komunikasi di laut. Cara kerja perlengkapan sonar adalah dengan mengirim gelombang suara bawah permukaan dan kemudian menunggu untuk gelombang pantulan (echo). Data suara dipancar ulang ke operator melalui pengeras suara atau ditayangkan pada monitor.


7. EPIRB
Cara kerja melalui Cospas-Sarsat merupakan sistem Search and Rescue(SAR) berbasis satelit internasional yang pertama kali digagas oleh empat negara yaitu Perancis, Kanada, Amerika Serikat dan Rusia (dahulu Uni Soviet) pada tahun 1979. Misi program Cospas-Sarsat adalah untuk memberikan bantuan pelaksanaan SAR dengan menyediakan distress alert dan data lokasi secara akurat, terukur serta dapat dipercaya kepada seluruh komonitas internasional. Tujuannya agar dikuranginya sebanyak mungkin keterlambatan dalam melokasi suatu distress alert sehingga operasi akan berdampak besar dalam peningkangkatan probabilitas keselamatan korban. Keempat negara tersebut mengemabangkan suatu sistem satelit yang mampu mendeteksi beacon pada frekuensi 121,5/243 MHz dan 406 MHz. Emergency Position-Indicating Radio Beacon (EPIRB)adalah beacon 406 Mhz untuk pelayaran merupakan elemen dari Global Maritime Distress Safety System (GMDSS) yang didesain beroperasi dengan sistem the Cospas-Sarsat. EPIRB sekerang menjadi persyaratan dalam konvensi internasioal bagi kapal Safety of Life at Sea (SOLAS). Mulai 1 Februari 2009, sistem Cospas-Sarsat hanya akan memproses beacon pada frekuensi 406 MHz. Cospas merupakan akronim dari Cosmicheskaya Sistyema Poiska Avariynich Sudov sedangkan Sarsat merupakan akronim dari Search And Rescue Satellite-Aided Tracking.

## Prinsip Kerja
Ketika beacon aktif, sinyal akan diterima oleh satelit selanjutnya diteruskan ke Local User Terminal (LUT) untuk diproses seperti penentuan posisi, encoded data dan lain-lainnya. Selanjutnya data ini diteruskan ke Mission Control Cetre (MCC) di manage. Bila posisi tersebut diluar wilayahnya akan dikirim ke MCC yang bersangkutan, bila di dalam wilayahnya makan akan diteruskan ke instansi yang bertanggung jawab.


8. Marine VHF Radio
Marine VHF radio merupakan alat komunikasi kapal yang dipasang untuk memenuhi tujuan komunikasi kapal yaitu memanggil tim penyelamat dan berkomunikasi dengan pelabuhan, kunci, bridges and marines, dan marine vhf radio beroperasi di rentang frekuensi VHF, antara 156-174 MHz. Walaupun secara luas alat komunikasi kapal marine vhf radio digunakan untuk menghindari tabrakan, satu set marine vhf radio adalah gabungan pemancar dan penerima dan hanya beroperasi pada standar, frekuensi internasional dikenal sebagai salurannya.  Channel 16 (156.8 MHz) adalah panggilan internasional. Marine VHF radio kebanyakan menggunakan "simplex" transmisi, dimana komunikasi hanya dapat terjadi dalam satu arah pada satu waktu. Sebuah tombol transmisi pada set atau mikrofon menentukan apakah itu beroperasi sebagai pemancar atau penerima. Mayoritas saluran, bagaimanapun, adalah sisihkan untuk transmisi "duplex" saluran di mana komunikasi dapat berlangsung dalam dua arah secara bersamaan [3]. Setiap saluran dupleks memiliki dua penetapan frekuensi. Hal ini terutama karena, pada hari-hari sebelum ponsel dan satcomms menjadi luas, saluran dupleks dapat digunakan untuk menempatkan panggilan pada sistem telepon umum untuk biaya melalui operator laut. Fasilitas ini masih tersedia di beberapa daerah, meskipun penggunaannya sebagian besar telah mati. Di perairan AS, Marine VHF radio juga dapat menerima siaran radio cuaca, di mana mereka yang tersedia, pada saluran, menerima hanya WX1 wx2, dll.

Sekian dulu postingan kali ini tentang Mengenal Lebih Dekat Alat-Alat Navigasi diAtas Kapal. Tunggu postingan lain tentang Fishing Gear yang akan datang.
Title: Macam-macam Alat Navigasi Kapal
Posted by:Unknown
Published :2016-07-20T00:37:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Macam-macam Alat Navigasi Kapal
Read More

SSB Marine VHF Radio : Alat Komunikasi Perkapalan

Gb. SSB Marine Icom (Istimewa)
Radio Komunikasi - Tahukah anda bahwa Tidak ada kekurangan lagi untuk saat ini guna menyampaikan pesan Anda dimanapun anda berada. Namun ketika Anda berada di luar seperti di atas air (Ditengah Lautan), apa perangkat terbaik untuk mempertahankan garis hidup Anda hingga ke pantai ?

Pelaut saat ini dihadapkan dengan banyak pilihan untuk alat komunikasi kapal-ke-kapal dan kapal-ke-pantai. VHFs, ponsel, Single sidebands, dan komunikasi satelit, dan lain-lain.

VHF Radio

Alat ini sangat penting untuk situasi darurat, dan dipantau 24 jam sehari oleh Coast Guard. Semua Kapal harus dilengkapi dengan setidaknya satu dan harus stand by di Channel 16 (untuk keadaan darurat, panggilan marabahaya, peringatan keselamatan dan USCG Pemberitahuan untuk Mariners) dan 13 (untuk jembatan kapal untuk komunikasi jembatan yang sering memberikan informasi penting). Kebanyakan radio VHF memiliki kemampuan untuk memindai beberapa saluran. Namun fitur ini akan sering memotong bagian dari komunikasi, mana komunikasi mungkin penting untuk keselamatan Anda. Oleh karena itu, praktek terbaik untuk memiliki dua set pada (seperti tetap dan genggam) dan memiliki satu berdiri pada channel 16 dan yang lain, biasanya portabel, pada 13.

Fixed-Mount VHF Radio
Radio VHF yang tersedia di kedua fixed-mount dan model genggam. Semua VHFs Fixed-mount memiliki output maksimum 25 watt, maksimum yang diperbolehkan oleh FCC. VHF adalah line-of-sight sistem, yang berarti gelombang radio tidak akan membungkuk untuk mengikuti kelengkungan bumi. Antena VHF harus “menggapai” antena stasiun jauh. Oleh karena itu, tinggi antena sangat penting dalam menentukan range. Rentang yang efektif radio VHF adalah sekitar 20-25 kilometer meskipun kadang-kadang rentang transmisi lebih lama terjadi. bagaimanapun juga hal ini tidak boleh diandalkan. Para Penjaga Perbatasan dapat berkomunikasi lebih jauh jaraknya karena menara yang tinggi dan daya output yang lebih kuat serta didukung dengan teknologi khusus lainnya.

Hand-Held Radio VHF
Handheld VHF juga menawarkan banyak fitur yang sama ditemukan pada fixed-mount unit. Mereka menawarkan portabilitas dengan cara yang sama dengan telepon nirkabel memungkinkan mobilitas yang lebih di rumah. Sebuah radio genggam mungkin yang Anda butuhkan untuk digunakan dalam Kapal, Baik kapal yang berukuran kecil tanpa sistem listrik, atau sebagai cadangan darurat untuk radio Kapal Anda. Handheld memiliki output maksimum enam watt. Karena antena pendek dan daya yang rendah, mereka memiliki rentang yang terbatas dari lima mil.

Sebuah peningkatan yang signifikan dalam rentang dapat dicapai dengan menghubungkan antena eksternal atau menggunakan antena telescoping dipasang ke radio genggam. Masa pakai baterai bervariasi dengan ukuran baterai. Banyak model memiliki kemasan baterai opsional dengan kali lebih lama operasi, atau daya transmisi yang lebih besar, atau keduanya. Beberapa memiliki baterai saver sirkuit yang mematikan penerima untuk menghemat daya. Masa pakai baterai dari handheld dapat ditingkatkan dengan beralih dari daya pancar penuh untuk satu watt daya pancar.

Saluran VHF
Saluran yang paling penting pada radio VHF adalah Saluran 16, marabahaya internasional dan frekuensi panggilan. Saluran 9 digunakan untuk Hailing, pemeriksaan radio, ditambah beberapa fungsi lainnya. Di beberapa negara, misalnya, 9 adalah saluran jembatan tender. Saluran 6 adalah untuk kapal-ke-kapal keselamatan panggilan setelah kontak dibuat pada frekuensi lain. Saluran 13 adalah untuk navigasi kapal-ke-kapal dan juga digunakan oleh tender jembatan di beberapa negara. Hal ini biasanya diatur secara default untuk daya rendah tapi set yang lebih baru biasanya memiliki tombol meningkatkan daya override sementara yang memungkinkan radio untuk mengirimkan pada daya maksimum jika Anda berada di frekuensi, seperti 13, yang diatur secara default untuk daya rendah .

Saluran 22 adalah untuk transmisi darurat setelah diarahkan oleh Penjaga Perbatasan untuk beralih dari saluran lain. WX-1-3 dan di atas saluran cuaca NOAA. Ketika Anda membeli radio VHF, Anda akan menerima daftar saluran dan penggunaan.

Kemampuan DSC
Digital Selective Calling, atau DSC, adalah setara dengan “tombol mayday” pada VHF atau SSB. Ketika diaktifkan, secara otomatis mengirimkan sebuah panggilan darurat dikodekan yang akan dijemput oleh semua kapal terdekat dilengkapi dengan DSC. Jika radio dihubungkan dengan Loran atau GPS, juga akan secara otomatis siaran posisi kapal tertekan itu. Beberapa radio high-end sekarang termasuk sebagai fitur, sehingga ketika menjadi operasi yang lengkap, VHF Anda akan dapat mengambil keuntungan dari fitur terbaru ini. Untuk menggunakan DSC, Anda harus mendapatkan MMSI (Maritime Mobile Service Identity) number. Anda dapat melakukannya secara gratis di alamat web ini: http://www.boatus.com/mmsi.

Telepon seluler
Memiliki ponsel memungkinkan Anda untuk tetap berhubungan dengan orang-orang darat dan bisnis dengan mudah . Mereka sangat nyaman dan harus digunakan bersama-sama dengan VHF a . Ponsel, meskipun sangat nyaman di darat , kurang dapat diandalkan di atas air . Sebagian besar tidak tahan air , dan jangkauan mereka relatif singkat . Jangkauan maksimum ke dan dari antena sel / stasiun bervariasi . Rentang ini lebih rumit oleh fakta bahwa sebagian besar sel antena / stasiun ditempatkan dengan penggunaan berbasis lahan dalam pikiran , sehingga jarak lepas pantai bahwa kapal dapat tetap berhubungan sering pendek . Anda dapat meningkatkan jangkauan dengan antena ponsel eksternal ditempatkan setinggi mungkin di atas kapal dan lebih lanjut dengan penguat sinyal . Ponsel juga bisa mahal untuk beroperasi , meskipun ada banyak paket yang tersedia . Kekuatan komunikasi Anda dengan ponsel terbatas di atas air karena kapal lain yang sedang Anda coba untuk menghubungi juga harus memiliki ponsel . Di beberapa daerah , Anda dapat menempatkan panggilan ke stasiun Coast Guard lokal dengan panggilan * CG . ” Kadang-kadang Coast Guard akan meminta Anda pada VHF untuk melanjutkan komunikasi dengan mereka menggunakan ponsel Anda , dalam rangka untuk menghapus frekuensi .

Family Radio Service Radio 
Family Radio Service dimaksudkan untuk penggunaan pribadi, non – komersial seperti radio CB . Mereka sangat berguna karena mereka dapat digunakan di darat untuk komunikasi tanpa lisensi . Mereka sempurna untuk perjalanan outdoor dengan teman dan keluarga di mana Anda perlu untuk tinggal di kontak . Dan mereka juga membantu dengan komunikasi saat masih di atas kapal. Anda dapat berbicara satu sama lain dari haluan ke buritan , dari bawah ke atas dek , dan banyak lagi! Rentang ini biasanya 1-2 kilometer dan line- of-sight seperti VHFs dan ponsel . Mereka memiliki keterbatasan daya baterai dan tidak ada saluran darurat . Mereka beroperasi di band 460MHz UHF antara radio VHF dan ponsel dan mengirimkan sebesar 0,5 watt . Karena unit-unit ini telah menjadi begitu populer , Anda mungkin ingin pre-arrange apa saluran yang akan Anda gunakan dan menguji itu – sangat sering satu atau lebih saluran akan kelebihan beban , khususnya di daerah padat penduduk.

SSB

Sidebands tunggal beroperasi di frekuensi menengah ( MF ) dan / atau frekuensi tinggi ( HF ) band untuk komunikasi langsung suara melalui jarak melebihi 25 km (tergantung pada ketinggian antena dan kondisi atmosfer ) . SSBs biasanya tersedia dengan daya output 50-150 watt . Sebuah kisaran SSB dipengaruhi oleh kekuatan sinyal yang dipancarkan , antara lain . Rentang handal maksimum dalam 2 – 3Mhz ( MF ) Band siang hari biasanya 50-150 mil. Transmisi di HF band dapat mencapai ribuan kilometer .

Tidak seperti radio VHF , SSBs memerlukan bidang tanah yang besar untuk memancarkan sinyal . Kecuali lambung perahu adalah logam , tanah pesawat biasanya dipasang dalam bentuk panel jala tembaga besar (kadang-kadang dibangun ke lambung fiberglass ) . Dengan SSBs , pemilihan antena dan instalasi juga lebih rumit . SSBs umumnya memerlukan antena lebih lama daripada VHFs, dan antena yang berbeda tuning untuk band yang berbeda. Masalah terakhir ini membutuhkan tuner, sejalan dengan antena, untuk radio SSB agar beroperasi dengan baik .

Komunikasi satelit
Telepon satelit dalam teori akan beroperasi di mana saja , karena sinyal mereka memantul dari satelit , tetapi sebenarnya ada zona mati di mana mereka tidak bekerja dengan baik . Perangkat keras dan service charge relatif cukup mahal , dan sementara ini dapat digunakan juga untuk teks seperti email , lagi biayanya relatif mahal . Program kompresi yang tersedia untuk email , tapi sekali lagi , email umumnya perlu dijaga singkat untuk menghindari biaya tinggi .

Rekomendasi kami
Untuk dapat diandalkan komunikasi on-the – air oleh sebagian besar pelaut , baik genggam atau tetap -mount radio VHF biasanya yang paling tepat , tergantung pada keadaan Anda . Dan dua lebih baik dari satu karena pentingnya potensi komunikasi . Ketika Anda terjebak dalam kemacetan – baik dari Kerusakan mesin yang bersifat urgent atau badai ganas mendekati kapal anda saat di tengah lautan, radio VHF bisa menjadi penyelamat Anda ke seluruh dunia . Di Coast Guard yurisdiksi , VHFs dipantau 24 jam sehari , tujuh hari seminggu . Untuk jaminan tambahan , USCG dan sebagian TowBoat U.S . menara dapat menemukan lokasi Kapal Anda dengan melacak sinyal VHF yang ada pada kapal Anda . VHFs sangat berguna dalam keadaan darurat , tetapi mereka memiliki kegunaan lain seperti operasi kapal seperti bukaan jembatan dan berkomunikasi dengan kapal komersial dan rekreasi lainnya . Federal Communications Commission ( FCC ) mengatur lalu lintas laut dan radio menyatakan bahwa semua kegunaan lain adalah sekunder terhadap keselamatan , sehingga untuk mengobrol/berbicara di frekuensi tertentu tidak disukai oleh FCC dan dilarang di Channel 16 dan 9 , 22A dan banyak saluran lainnya . Saluran tertentu yang ditetapkan oleh FCC untuk tipe tertentu dari komunikasi
Title: SSB Marine VHF Radio : Alat Komunikasi Perkapalan
Posted by:Unknown
Published :2016-07-13T00:06:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
SSB Marine VHF Radio : Alat Komunikasi Perkapalan
Read More

Membuat Repeater Menggunakan Alinco DJ-196


Radio Komunikasi, Bagaimana membuat sebuah repeater dengan menggunakan Alinco DJ196  VHF atau DJ496 (UHF)?

bagi yang terbiasa dengan ngoprek2 elektronika, mungkin ini sangat simple sekali. Bagi yang belum mengerti akan sangat dibutuhkan untuk teman2 yang ingin mencoba membuat repeater tanpa harus memahami rangkaian2 elektronikanya.

Baiklah kita mulai sedikit pemahaman tentang “repeater” ada macam macam jenis repeater yang digunakan. dengan fungsi utama nya adalah memancarkan ulang sinyal radio.  ada beberapa jenis yaitu simplex repeater, duplex repeater, dan crossband repeater.

kali ini yang akan kita bahas adalah duplex repeater. cara kerja nya adalah memancarkan ulang pada saat radio RX menerima signal dan mentransmisikan ulang dengan radio TX di freq lain. kita ambil contoh radio RX bekerja pada freq 140.000mhz dan radio TX bekerja pada freq 170.000

pada saat radio RX menerima signal. pada saat itupun radio TX memancarkan ulang di frekuensi yang berbeda. kegunaan nya adalah untuk menjangkau komunikasi lebih luas lagi. mengingat komunikasi radio langsung menggunakan 2 arah banyak terhalang bangunan, atau jarak yang jauh. sehingga dengan duplex repeater ini jangkauan komunikasi radio akan lebih luas. sehingga dibutuhkan settingan duplex pada radio radio yang menggunakan fasilitas repeater ini.


 
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membangun repeater ini adalah:

1. Lokasi penempatan repeater.
hal ini sangat penting untuk menentukan jangkauan dari repeater yang kita buat.  beberapa opsi nya adalah menyimpan di tengah kota dengan ketinggian yang cukup tidak terhalang dengan bangunan2 sekitar. atau penempatan repeater di pegunungan. banyak juga yang memasang repeater ini di pegunungan karena umumnya pegunungan mempunyai ketinggian yang baik dan menjangkau daratan kota tanpa banyak penghalang bangunan dibandingkan dengan pengguna radio sama2 di kota yang banyak penghalang bangunan.

2. Konfigurasi antenna.
ada 2 cara konfigurasi antenna untuk duplex repeater. adalah menggunakan 2 antenna dan 1 antenna. untuk 2 antenna berarti 1 radio menggunakan 1 antenna. sehingga dibutuhkan 2 antenna. sedangkan untuk menggunakan 1 antenna dibutuhkan perangkat tambahan berupa duplexer atau cavity filter. apabila anda menggunakan 2 buah antenna sebaiknya jauhkanlah jarak antenna RX dengan antenna TX. dan jauhkan pula frekuensi kerja radio RX dan TX nya.  apabila 2 hal tadi tidak dikerjakan makan efeknya adalah sinyal radio TX mengganggu radio RX.

3.  Izin penggunaan Frekuensi.
untuk membuat repeater ini diperlukan izin frekuensi dari petugas yang berwenang.  jadi silahkan anda konsultasikan dengan petugas setempat. resiko dari penggunaan frekuensi tanpa izin adalah perangkat anda beresiko untuk di razia.

Saya rasa cukup untuk perkenalan repeater nya. mari kita langsung ke pokok bahasan. yaitu membuat Repeater menggunakan radio alinco DJ196/496.

Bahan2 yang diperlukan hanya beberapa komponen simple saja, tidak perlu membongkar radio untuk membuat repeater menggunakan DJ196 ini.  silahkan perhatikan gambar dibawah ini :


 
Terlihat simple kan, komponen yang dibutuhkan yaitu :
jack 2,5 stereo x 2
jack 3,5 mono x 1
transistor BC547 x 1
dioda 1n4148 x 2
resistor 1K x 2
elko 10uF / 16v x 2
potensio 10K x 1

silahkan rakit dan sambungkan sesuai gambar diatas. berikut sedikit penjelasan simple nya ada 2 bagian utama dari rangkaian diatas. adalah bagian audio. dan bagian PTT controller.  kita bahas dari audio. audio dari radio RX diambil dari jack 3,5 ( speaker out ) dimasukan ke potensio 10K melalui elko 10uF. potensio disini difungikan untuk mengetur intensitas audio yang masuk ke radio TX dari radio RX atau biasa kita sebut Volume.
kemudian bagian PTT controller dimulai dari radio RX.

Anda harus setting pada menu “EXP = ON” silahkan menekan tombol func beberapa detik untuk masuk ke menu tsb. apabila EXP sudah ON. radio RX ini pada jack mic ( stereo ) titik yang tengah akan mengeluarkan tegangan 5 volt pada saat posisi RX. dan akan kembali 0 volt pada saat standby.

perubahan tegangan tersebut kita manfaatkan  untuk jamming PTT pada radio TX.  silahkan cek pada gambar. titik tersebut masuk ke resistor dan dioda. kemudian masuk ke basis transistor BC547. dengan konfigurasi kaki emitor ke ground maka apabila basis diberi tegangan kaki kolektor akan pull down.  kaki kolektor ini kita sambungkan ke jack mic input radio TX melalui resistor 1K. karena pada prinsipnya radio HT berbeda dengan radio RIG untuk ptt control nya.

Radio RIG biasanya memiliki pin PTT control yang terpisah. sedangkan untuk HT tidak disediakan.  PTT radio HT akan bekerja pada saat rangkaian input mic tertutup.  oleh karena itu kita sambungkan dengan pin audio input melalui resistor 1K diatas. agar radio HTT mendeteksi rangkaian input ini sudah tertutup.

sekian tulisan saya tentang cara sederhana membuat duplex repeater menggunakan radio Alinco DJ196 ini. mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan.
Title: Membuat Repeater Menggunakan Alinco DJ-196
Posted by:Unknown
Published :2016-07-11T19:46:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Membuat Repeater Menggunakan Alinco DJ-196
Read More

Kilas Seputar Komunikasi Jarak Jauh Menggunakan Radio VHF dan UHF

Blog Radio Komunikasi, Pada tahun 1980 sd 1990.. adalah masa2 kejayaan dari radio  vhf atau uhf. Dengan terbatasnya jarak jangkau, membuat pengguna merasa tertantang untuk meningkatkan jarak jangkau radio pada band VHF / UHF tsb. Maka dibuat berbagai macam bentuk,jenis directional antenna ,sebut saja seperti Multi Beam, ZL, delta Loop, qubical quad dll.

Agar jaraknya lebih jauh lagi yagi antenna tsb dibuat puluhan element, kemudian ditenggerkan pada tower hingga pada ketinggian 30 meter, ditambah rotator antenna, booster dll.

Kemudian dibangun pula station repeater, serta berbagai macam assesories  lainnya  yang harganya jutaan rupiah demi untuk mendapat kepuasan pengguna radio. Namun tetap saja jangkauan tsb tidak terlalu jauh , terjauh pun hanya sekitar 100 km .. Untuk menambah jangkauan repeater tsb, repeater diberi tambahan link, untuk meng-cover Pulau Jawa hingga ke Bali, hampir disetiap kota besar di buatkan repeater beserta ditambahkan link unitnya.
Dengan repeater plus link ini ,memang dapat mengatasi jarak jangkau  walau banyak sekali halangannya sepert delay yang lama belum lagi bila salah  satu radio link rusak ,  maka terputus pula komunikasi tsb.

Untuk komunikasi radio jarak jauh semisal antar pulau, pernah pula sahabat penulis menggandeng radio VHF untuk kemudian di link ke SSB, memang hasilnya cukup baik, namun terlalu banyak kendala yang dihadapi , ssb sangat tergantung dengan cuaca dan waktu, sehingga belumlah effektif menggunakan cross band repeater VHF to HF.. Sejak 10-17 tahun yang lalu telah muncul dan mulai populer radio yang digabungkan dengan jaringan internet.

Dahulu dikenal istilah VOiP  ( Voice over internet protocol ) maka istilah yang menggandengkan radio ke internet di istilahkan  “ ROiP ” ( Radio Over Internet Protocol)
Apakah RoIP itu ?

RoIP adalah singkatan dari “ Radio Over Internet Protocol “ dimana penyampaian informasi yang berasal dari radio komunikasi ( two way radio) disebar luaskan melalui jaringan internet..

Roip adalah teknologi yang merubah informasi audio analog menjadi data dalam bentuk digital yang kemudian disisipkan ke jarring internet , lan, wan.

Analog audio tsb di rubah (encoding) dengan sinyal standar code spt G 711, atau G 723 dll. Data digital ini kemudian dikirim ke UDP (User Datagram Protokol ) atau TCP ( Transfer Conection Protocol ) atau transport layer protokol sejenis untuk dikirimkan ke IP Network istilah ini lazim disebut TCP/IP

Pada sisi penerima, radio penerima merubah sinyal yang diterimanya di kembali kan ke bentuk sinyal audio analog.


Baca juga : Kilas Seputar Telephone Satelit
  1. Handytransceiver
  2. Base station sbg transceiver
  3. Interface / ROiP Gateway
  4. Power supply
  5. Antenna sbg penerima dan memancar.
  6. Saluran transmisi ( coaxial cable)
  7. Jaringan internet dg bandwidth yg kecil. ( min up load 20 KB )

  • RoIP menyatukan jaringan komunikasi dengan mudah.
Jaringan radio ditempat berbeda bahkan dengan band frequency berbeda dapat dipadukan menjadi suatu sistem jaringan komunikasi yang terpadu
  • Roip dapat mendukung sistem komunikasi suara live hingga 30 wilayah secara bersamaan.
  • Roip bekerja dengan standar jaringan LAN/WAN .
  • Roip dapat dipadukan pada radio mobile, atau HT yang memiliki fasilitas PTT,COR,Audio out/in
  • Roip dirancang untuk bekerja pada lingkungan kerja yang sulit serta tdk dibutuhkan computer di lapangan. 

Untuk Kwalitas audio yang jernih ( syarat bandwidth / kecepatan min 20 KB utk up load terpenuhi )

Bagaimana cara kerja RoIP ?

Aplikasi lain dari RoIP


Menambah jangkauan radio ditempat yang sulit (blind spot) spt gedung2. Menggabungkan sistem radio komunikasi untuk keadaan gawat darurat,kepolisian,ambulance ,sar dll.


Baca juga : Tutorial Membuat Repeater Sendiri Menggunakan Icom 2100




Menghubungkan repeater bergerak untuk pengawalan presiden,yang menggunakan jarigan 3G atu Visat.


Yang sering terjadi Dilapangan

Terbatasnya Jarak jangkau dari ht menuju radio gateway :
Mengatasinya dengan menggunakan antenna yang baik cocok dengan frequncy kerja (match)
Menambah ketinggian antenna penerima sehingga jarak penerimaan serta pancaran akan bertambah luas, namun dengan memeperhatikan kondisi2 spt : gunakan radio yang baik, dalam artian radio tsb harus sensitif serta mempunyai selektifitas yang baik pula, radio jenis ini biasanya tidak dimiliki oleh radio type amateur , kebanyakan radio jenis ini , bila ditinggikan antennanya maka akan gangguan penerimaan akan bertambah , spt splatter,dan noise2 lainnya.

Hal ini dapat diatasi dengan menambahkan sebuah filter.
Atau kita dapat menggunakan radio type komersil ( commercial type) radio jenis ini memilik bandwidth yang tdk terlalu lebar,sehingga filtering nya jauh lebih baik Menambah jarak jangkauan dapat juga dengan menambahkan sebuah repeater sehingga jarak jangkau nya bertambah sesuai coverage area repeater tsb.
 
  • Membagi area penerimaan jadi beberapa area.
Kita dapt menambahkan beberapa penerima gateway ditiap wilayah yang akan kita tentukan.. Misalkan untuk wilayah jakarta,tentunya kita tidak mungkin membuat satu bh gateway saja maka agar dapat mendapat cakupan yang luas, maka kita harus membagi kota tsb spt : jakarta selatan, jakarta pusat, jakarta utara,jakarta barat dan timur dsb.

Nah radio gateway kita tempatkan ditiap wilayah tsb. Seihingga bila ada ht atau radio yang bergerak, dapat berpindah dengan memilih frequency radio gateway terdekat agar mendapatkan signal pancar ataupun terima yang baik.

Kelemahan sistim ini, adalah kita harus menggunakan lebih dari satu kanal frequency , serta kita harus memiutar kanal frekwensi sesuai dengan frekwensi kerja wilayah tsb.



Baca juga : Cara Membuat RF Gateway dan Prinsip koneksinya







Peralatan yang digunakan :

HT sebagai radio yang bergerak.

 

Radio base station sebagai stasiun tetap

 

RoIP Interface gateway.

 

1 station lengkap.


Blok diagram lengkap radio komuniksai  melalui  internet


Pada blok diagaram diatas diibaratkan  kita memiliki beberapa lokasi yang ingin dapat dikoneksikan.
Masing 2 Perlengkapan  yang harus disiapkan : Bandung , Pekanbaru, Surabaya  sbb :
  1. sebuah radio base station ( transceiver) yang berfungsi sebagai penerima dan memancar   kembali.
  2. Radio Gateway ( ROIP INTERFACE )
  3. Handytransceiver  di area yang akan   dicover oleh radio tsb
  4. Antenna base station.
  5. saluran transmisi, pwr supply dan lalinnya.
Contoh Alur Kerja  Panggilan : misalkan  dari Bandung ke Surabaya.
Bandung memanggil dengan menekan PTT HT di  Bandung area, pancarannya diterima oleh radio base st Bandung,. Segala informasi yang dalam bentuk audio analog akan di masuukkan ke ROIP Interface, yang selanjutnya akan di ubah dlm bentuk digital serta diberi code tertentu.

Selanjutnya informasi digital ini akan di sisipkan ke jaringan internet untuk disebarkan luaskan. Sinyal informasi ini hanya akan dapat diterima oleh radio yang berkode sama dalam networknya.. 

Dengan kata lain Sinyal informasi ini tak dapat didengar oleh radio lain yang mungkin pula ada dalam jaringan bila kode tdk disamakan..

Radio Dengan code yang sama akan mengambil sinyal digital ini untuk kemudian di ubah kembali ke bentuk analog lalu sinyal tsb diolah oleh radio kebentuk audio  yang selanjutnya dipancarkan oleh base station Pekanbaru dan Surabaya shg informasi  (  dari Bandung  )    dapat didengar  di radio HT Pekanbaru  / Surabaya ..
 
Proses ini akan terulang secara kebalikan bila panggilan datang dari wilayah Surabaya ataupun dari Pekanbaru..
BLANK AREA..
Bila ada daerah yang blank spot, sedangkan komunikasi ingin mencapai daerah tersebut, maka hal ini dapat dipecahkan dengan cara :
  
1.       Menambah 1 station gateway.. namun dengan syarat ada fasilitas internet
Bagaimana bila tidak tersedia fasilitas internet missal : bila stasiunnya bergerak ( mobile).
Maka hal ini dapat diatasi dengan menambahkan sebuah repeater  ke  wilayah blank spot  tsb ( out of area)..

ALUR KERJA PANGGILAN ROIP VIA REPEATER :  Pangilan dari Ht atau mobile station  masuk ke repeater..

Komunikasi ini spt komunikasi biasa menggunakan repeater, hanya sekarang pancaran repeater diterima oleh base station yang mana pancaran ini diambil informasinya untuk diubah dan di sisipkan ke jaringan internet.

Saran : Karena menggunakan repeater, maka kemungkinan seluruh  informasi /pembicaraan dapat didengar oleh pihak lain, sehingga dianjurkan untuk menggunakan scramble , namun ini akan menambah biaya pengadaan..

Sejujurnya kamipun belum pernah mencoba  radio yang berscrambler digunakan / untuk jaringan ini, shg blm dapat memberikan penilaian apakah adakah penurunan kwalitas audio atau bahkan tdk dapat dilakukan sama sekali.

Tetapi bila ditinjau secara umum, seharusnya proses dapat berjalan sama menggingat keluaran dari base station telah di descramble terlebih dahulu oleh radio penerima ( base station )


ROIP                                                                                                                      SSB

Hasil suara sangat bersih,tdk terganggu cuaca Suara kurang bersih,terganggu cuaca
Jangkauan tdk terbatas Jangkauan  tdk terbatas tergantung  antenna
Mahal Lebih murah dan lebih sederhana
Dapat digunakan selama 24 jam Hanya jam2 tertentu dan pada frequency tertentu
Tergantung dari kwalitas stabilitas internet Dapat berdiri sendiri
Untuk jarak jauh ada delay 1-2 detik Tidak ada delay
Perlu latihan cara berkomunikasi dg procedure yang terstandarkan agar komunikasi tdk tumpang tindih,terutama yang blm pernah.
Title: Kilas Seputar Komunikasi Jarak Jauh Menggunakan Radio VHF dan UHF
Posted by:Unknown
Published :2016-06-24T01:49:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Kilas Seputar Komunikasi Jarak Jauh Menggunakan Radio VHF dan UHF
Read More

Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater


Tips Radio Komunikasi, Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater - COR (Carrier Operated Relay), banyak sekali versi cor yang dipergunakan dan dipost oleh teman-teman blogger, mulai dari yang sangat sederhana sekali hingga yang tinggkat profesional, dan cor ini biasanya dipergunakan untuk menggabungkan dua buah radio yang umumnya di buat untuk membuat pancar ulang.

Membuat Repeater sendiri dengan rangkaian COR yang sederhana, rangkaian ini biasa juga disebut dengan modul cor (Carrier Operated Relay), bisa di buat dengan mudah karena komponen-komponen yang digunakan banyak dan mudah di peroleh dipasaran tidak menggunakan komponen khusus seperti IC CMOS, atau IC TTL atau MC (Microcontroler) seperti pada modul-modul cor profesional 


cor repater
dan mungkin saja postingan kali ini juga bagian dari banyak rangkaian-rangkaian cor yang dapat ditemukan di internet untuk membuat sendiri pancar ulang.










COS Input
cos repeater
Penggalan gambar rangkaian diatas terdapat ada penambahan switch, penambahan ini di buat untuk antisipasi jika COS dari radio Recivernya berlogika low atau high, rangkaian ini mungkin  dapat dipergunakan untuk semua merk radio yang  diharapkan rangkaian cortersebut juga dapat dipergunakan, dengan cara merubah posisi switch, jika COS dari radio penerima berlogika low maka switch diposisikan ke no 3, dan jika COS dari radio penerimanya berlogika high maka posisi switch dipindahkan ke no1, pada prinsipnya ada dua type transistor yang berbeda PNP dan NPN, pada saat COS yang diterima berlogika low maka yang bekerja adalah transistor PNP, dan sebaliknya jika COS yang diterima berlogika high maka transistor yang bekerja adalah NPN sama halnya dengan rangkaian cor pada postingan pancara ulang  dengan icom 2100 yang lalu.

Audio Input
pancar ulang sederhana
Di rangkain input ini terdapat dua buah resistor yang memang sengaja tidak di buat berapa besar nilai tahannanya, hal ini disesuaikan dengan input yang digunakan, pada saat artikel ini di posting uji coba audio yang digunakan diambil dari audio input radio receiver sebelum ke VR (trimpot) Volume dari radio penerimanya, nilai RX1 di buat 1K, sedangkan tahanan RX2 tidak digunakan sama sekali. jika audio in di hubungkan ke speaker out dari radionya nilai tahanan RX1 dibuat sebesar 5k6 ohm dan nilai tahanan RX2 100ohm, dan usahakan volume dari radio penerimanya jangan terlalau besar, dikarenakan jika suara input terlalu tinggi maka suara yang dihasilkan tidak akan sempurna, pada saat penyambungan pastikan ground terpasang dengan baik dan kabel yang dipergunakan sebaiknya mempergunakan kabel head yang baik untuk mengurangi noise audio.

Baca juga : Membuat RF Gateway dan Prinsip Koneksinya



Tone Control
rangkaian tone control disini bukanlah tone control tingkat profesional namun tone control sederhana, hanya memfilter suara atau nada tinggi (treable) rendah (bass) yang dapat lewat pada kapasitor keramik 4n7 dan 10nf, untuk hasil yang sesuai dengan yang diinginkan sebaiknya kalibrasi nilai tahanan VR dengan besar kapasitas kondensator perlu diperhatikan dan disesuaikan.
Dari penggalanan tone diatas juga terdapat VR atau tahanan geser yang berfungsi sebagai volume untuk mic in radio pemancar atau Radio TX, penambahan transistor C945 diatas sebagai penguat sehingga suara yang masuk melalui beberapa tahanan dan kapasitor dapat di perkuat sebelum dikirimkan ke luar ( keradio pemancar).

Koneksi Ke Radio
radio penerima
Audi In sebaiknya diambil sebelum masuk ke IC Ampli/Penguat yang terdapat di dalam radio untuk hasil audio yang baik, namun dapat juga mengambil audio dari jack speaker yang terdapat di radio, hanya saja jika menggunakan jalur ini sebaiknya volume radio jangan terlalu besar. sedangkan COS in sebaiknya di cari dengan baik jika menggunakan radio yang tidak ada konektor outnya seperti radio alinco DR135 yang sudah disediakan conector db9, radio motorola ada yang sudah tersedia ada juga yang tidak, untuk mecari jalur cos pada radio sebenarnya tidak terlalu sulit namun dibutuhkan sedikti ketelitian dan kesabaran,




Baca juga : Frekuensi RAPI Bedasarkan Peraturan Mentri


Sekilas cara mencari jalur cos pada radio,
atur frekuensi yang hendak di gunakan, pastikan posisi penerimaan radio dalam mode biasa (normal) atau menggunakan tone, seteleh itu siapkan radio ht dan samakan posisi frekuensinya dan coba meneken ptt pada radio yang kedua (ht), gunakan multi tester untuk mencari jalur cosnya, pertama coba telusuri di daerah kaki IC ampli/suara biasanya ada jalur audio mute jalur ini juga bisa dipergunakan pada saat radio menerima sinyal dari radio yang kedua. Akan ada perubahan pada jarum mutitester pada saat ptt di radio kedua ditekan dan dilepas, jika di bagian audio mute tidak ditemukan coba telusuri di bagian if biasanya disini juga ada. hanya saja tegangannya lebih kecil dari jalur utuk audio mute.Jika pada saat PTT dari radio lain ditekan dan jarum bergerak naik berarti cosnya high, dan ptt dilepas jarum kembali keawal, begitu sebaliknya ptt tidak ditekan jarum menunjuukan level tegangan atau berada ditengah dan pada saat PTT ditekan jarum bergerak turun maka cos nya low. pada pencarian cos ini usahakan cari cos yang berlevel tegangan 5 volt.

Radio Pemancar
radio pemancar
Untuk koneksi rangkaian ke keradio pemancar, VCC bisa dihubungkan ke jalur + 8Volt yang biasanya terdapat pada jack untuk extramic, atau dapat juga menghubungkan langsun didalam radio pemancar atau bisa juga dengan cara menambahkan adaptor, pemberian catu daya atau tegangan untuk rangkaian cor dan tone ini usahakan tegangan yang diberikan benar-benar stabil, karena kestabilan dari tengangan saangat mempengaruhi suara yang dihasilkan, jika catu daya tidak baik suara yang dihasilkan bisa saja tidak sempurna ada dengung atau suara sedikit berisik. untuk jalur audio out dari rangkaian dihubungkan ke jalur mic dari radio pemancar, dan jalur ptt dihubungkan ke ptt radio pemancar, sedangkan jalur ground pastikan terhubung dengan baik, baik itu ground untuk mic dan ground chasis pesawat.

Semoga postingan sederhana ini dapat menjadi refrensi buat teman-teman yang hendak membuat sendiri pancar ulang, setelah bisa membuat cor sendiri sederhana kita bisa membuat repeater sederhana sendiri tinggal mencari jalur cos pada radio penerimanya.

Baca juga : Mengenal Jenis Frekuensi Radio Komunikasi dan Prinsip Kerjanya

Rangkaian COR Sederhana Untuk membuat Repeater Sendirisembari mengetahui prinsip kerja utama dari pancar ulang atau repeater terletak dibagian kendali ulang penggerak ptt radio transmitnya.
Title: Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater
Posted by:Unknown
Published :2016-06-22T01:57:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Rangkaian COR Sederhana Untuk Membuat Repeater
Read More

Tutorial Membuat Repeater Sendiri Menggunakan Icom 2100H

Tutorial Radio Komunikasi, Salam buat semua teman-teman Briker/ kontek-kontek dimana saja berada, pada kesempatan ini saya akan berbagi dengan teman-teman tentang Pembuatan Repeater atau pancar ulang, sebelumnya mohon maaf jika artikel ini kurang berkenan bagi sobat Briker, tidak ada maksud lain pada artikel ini hanya berbagi bagaimana cara membuat Pancar ulang sederhana dengan menggunakan radio yang biasa dipergunakan seperti Icom 2100, ya paling tidak dengan adanya postingan ini dapat menjadi tambahan refrensi buat teman-teman yang mempunyai hobi di bidang elektronika dan komunikasi, serta dapat memahami cara kerja dari sebuah  pancar ulang itu sendiri.

Cara kerja Repeater

Dari kata Repeater aja dapat disimpulkan Repeat yang artinya ulang, meng-ulang, nah kata mengulang inilah yang digunakan memang tidak mengulang pembicaraan yang sudah diucapkan (yang sudah berlalu), melainkan suara yang diterima dikirim ulang dengan daya pancar yang lebih besar. singkat cerita apabila ada sinyal yang kecil yang di pancarkan dari suatu tempat sudah pasti jangngkauannya pun tidak jauh atau tidak akan dapat berkomunikasi dengan lawan bicara yang posisinya berjauhan dengan kita apalagi lawan bicar itu hanya menggunakan Handy tranceiver. Logika sederhananya terima dan pancar artinya harus ada dua perangkat yang dapat saling bekerjasama bekerja sama disini maksudnya terima sinyal kemudian dipancarkan dalam waktu yang bersamaan. Dibawah ini gambar Repeater yang saya buat dengan memanfaatkan case atau tempat dari bekas casing komputer pentium dua yang memang kebetulan sudah tidak digunakan lagi.


Gambar RPU Sederhana dengan ICOM 2100H CPU Case

pancarulang
Gambar disamping merupakan gambar pancar ulang sederhana yang dibuat dengan menggunakan radio icom 2100 untuk radio TX dan Radio RX nya  sedangkan box atau tempat radio menggunakan case cpu bekas pentium 1, dimana kedua radio ditempatkan di tempat CD Room sedangkan power supply -nya juga ditempatkan  persis didalam Case,
Namun ada beberapa hal yang mempengaruhinya seperti kualitas pancaran, kepekaaan dan lain sebagainya.







1. Rangkaian COR
Sebelum perangkat diletakan kedalam case, ada beberapa komponen atau rangkaian tambahan yang perlu di lengkapi agar kedua perangkat tersebut dapat saling bekerja, dimana rangkaian ini biasa dikenal dengan istilah COR, rangkaian cor ini lah yang nantinya berfungsi sebagai penekan PTT pada pesawat TX agar dapat memancar, hanya saja rangkain cor ini bekerja secara otomatis apabila COS dari pesawat RX berlogika high atau low COS ini dapat diambil dari audio mute radio RX. rangkaian CORnya disini juga COR yang sangat sederhana cukup dengan satu buah transistor saja. Dari gambar cor diatas sangat sederhana sekali dan komponen-komponen yang ada juga mudah untuk diperoleh, rangkaian tersebut dapat dipasang pada kotak kecil/ box kecil (tempat pena) dan usahakan kabel yang ke mic dan ke suara dari perangkat RXnya menggunakan kabel head untuk memperkecil noise, pengaturan suara yang dipancarkan dapat dilakukan dengan memutar potensio 10K pada rangkaian dan dapat juga diatur dari Volume pesawat RXnya jika suara yang dipancarakan terdengar Over, Pin Cos pada rangkaian dihubungkan ke COS pesawat RX, sedangkan Audio Out itu diambil dari jack yang terdapat dibelakang pesawat. sedangkan PTT dihubungkan ke line PTT pada pesawat TX termasuk MIC in juga dihubungkan ke pasawat TXnya.


cor+repeater
Gambar Rangkaian COR Sederhana untuk ICOM IC-2100

Nb: Rangkaian COR diatas juga dapat dipasang langsung pada Radio RX, dengan menghubungkan secara langsung ke COS atau audio mute dari radio RX, dan untuk jalur suara dapat dihubungkan langsung ke input penguat suara, tanpa harus dipasang dalam box lagi, jadi lebih praktis.untuk rangkain cor yang lain dilengkapi tone.



2. Pesawat Yang digunakan

Sekilas Radio Icom 2100

cos+icom2100
Skema rangkaian Icom 2100h
Dari gambar Sekema rangkaian Radio Icom 2100 dapat dilihat jalur Audio mute, pada pin ini lah yang nantinya dihubungkan kerangkaian cor sederhana tersebut. Radio Icom 2100H dalam keadaan terbuka, dari pin tersebut keluarkan kabel jika rangkaian cornya di buat diluar, tapi jika rangkaian cornya dipasang langsung tidak perlu mengeluarkan kabel COS lagi langsung kabel ke RJ45 saja untuk dihubungkan langsung ke perangkat TXnya. nah dari rangkaian ini dan skema diatas mungkin sudah cukup jelas dan semuanya kembali keteman-teman mau di buat didalam radionya langsung atau di luar radio.




audio+mute

Setelah semuanya dipasang baik itu rangkaian cor dan rangkaian audio jika memang perlu ada penamabahan, namun pada artikel ini memang tidak ada penambahan rangkaian penguat audio (Opamp), karena suara yang dihasilkan sudah cukup kuat untuk dikirimkan ke perangkat pemancar. langkah selanjutnya memasukan kedua radio TX dan radio RX kedalam case, agar terlihat rapi usahakan body case itu mendapat ground yang baik dari pesawat, hal ini dapat membantu mengurangi noise dan interferensi RF.

Kenapa menggunakan Icom 2100 ?


Icom 2100 repeater vhf saya memang menggunakan perangkat Icom 2100H, kenapa menggunakan icom 2100 ? hee heee kebetulan artikelnya dengan Icom 2100 berhubung saya punya dua buah perangkat ini yang sudah lama tidak dipergunakan (bekas) perangkat yang satunya sudah tidak ada final RFnya, (perangkat yang ada di bawah dari gambar) sedangkan perangkat yang satunya lagi perangkatnya udah budeg, (daya recievernya sudah tidak baik) jika digunakan untuk komunikasi, Perangkat atau radio yang tidak ada final RFnya digunakan sebagai perangkat Receiver (RX) sedangkan perangkat yang satunya lagi (yang budeg) dikondisikan sebagai Perangkat pemancar (TX). dari dua perangkat tersebut berfungsi hanya menerima saja dan hanya memancarkan saja, kebetulan ada dua perangkat radio bekas yang sudah tidak dipergunakan. Maaf bukannya bermaksud kalau Repeater yang mahal alias Baru, itu lebih baik dari yang bekas, hanya hendak berbagi saja dengan teman-teman yang mempuyai hoby yang sama. heee bekas pake maksudnya tidak baru lagi.

Gambar pemasangan dua buah radio kedalam case CPU bekas untuk mempersingkat cerita kita mulai aja yakk...

Pertama-tama kita siapkan terlebih dahulu pesawat yang hendak digunakan, baik itu pesawat untuk TX atau RX, siapkan juga power supplynya, pada saat pembuatan repeater ini saya mempergunakan power supply 30Amper, dan power supply tersebut juga saya masukan kedalam case komputer dan tambahkan beberapa kipas pendingin karena pada saat repeater bekerja akan menghasilkan panas, hati-hati suhu yang berlebih akan sangat membahayakan usahakan sirkulasi udara didalam casing itu baik jika perlu pasang kipas yang banyak tapi kipas banyak juga tidak menjamin sepenuhnya jika sirkulai udara tidak berjalan dengan baik uahakan ada kipas yang membuag suhu panas dan ada kipas yang yang dapat menyedot udara dari luar kedalam. jika penempatan perangkat radio, power supply dan kipas sudah disusun atau diletekkan dengan baik langkah berikutnya menghubungkan power kedua perangkat ke power supplay.

3.Power Supply
Power supplay, pastikan powersupply yang nantinya akan digunakan sudah cukup, Cukup apanya ?, Cukup Powernya (Volt dan Amper),Stabil nah ini yang penting kalau gak stabil, akan sangat menggangu, Final RF TX dan suara denggungpun akan terdengar. selain menggunakan power supply ada juga yang menggunakan aki dan solar sel sebagai catu daya Repeater, atau alternativ lain yang mungkin biaya nya jauh lebih murah dengan menggunakan power supply komputer atau power switching dan kemudian dengan sedikit melakukan modifikasi agar bisa dipergunakan.


Namun semuanya tergantung dimana posisi pancar ulang tersebut diletekkan, Jika semuanya itu sudah terpasang dengan baik, langkah berikutnya adalah menghubungkan kedua perangkat dengan antena.

4. ANTENA
pada artikel ini memang tidak menggunakan Duplexer, artinya juga dibutuhkan dua buah antena yang berfungsi sama halnya dengan radio, antena sebagai penerima dan antena sebagai pemancar.

Kehandalan dari Repeater sangat bergantung dari Antena yang digunakan, Hati-hati pada saat pemasangan antena dan kabel pastikan antena RX betul-betul bekerja pada frekuensi RXnya saja atau dengan kata lain frekuensi untuk antena RX sempit atau tidak melebar agar spleteran tidak masuk dan tidak dipancarkan kembali.

Sama juga halnya dengan antena pemancarnya usahakan bekerja pada frekuensi pancar saja, penyesuai inpedansi dan mach antena sangat dibutuhkan. Daya pancar yang di pancarkan (radio tx) usahakan tidak terlalu besar, karena jika daya pancar TXnya terlalu kuat akan mempengaruhi Peneriman (radio rx) apalagi jika tidak ada tambahan filter,  pada saat uji coba repeater ini daya pancar yang digunakan adalah 10Watt dan hasilnya lumaya baik. dengan ketinggian antena tiga batang Pipa posisi antena RX berada diaatas sedangkan antena TX dibawahnya. Ketinggian, posisi atau letak sangat mempengaruhi kuliatas dari sebuah Pancar ulang. Semoga artikel ini dapat membantu, dalam pemahaman seputar teknik pancar ulang.


Membuat repeater sendiri sebenarnya tidaklah sulit, yang membuat sulit karena kita tidak mengetahui prinsip kerja nya saja, pada dasarnya secara manual bisa kita lakukan dengan menggunakan dua buah radio yang satu sebagai penerima dan satu lagi sebagai pemancar, saat radio penerima menerima sinyal atau ada suara (vox) ptt pada radio tx ditekan dan mengirimkan atau memancarkan kembali suara dari radio penerima kefrekuensi lain melalui radio transmitnya.

Faktor lain yang bisa mempengaruhi kualitas dari penerimaan radio rx di repeater masuknya sinyal atau frekuensi liar yang mempengaruhi sensitivitas radio rx bisa disebabkan dari radi txnya, atau dari pemancar lain yang berdaya besar, solusinya bisa menggunakan filter repeater vhf  yang terbuat dari pcb.


Semoga artikel Cara Membuat repeater dengan icom 2100 ini bisa membantu rekan-rekan minimal bisa menjadi tambahan informasi prinsip kerja dari rangkaian penggerak pttnya atau biasa disebut COR.
Title: Tutorial Membuat Repeater Sendiri Menggunakan Icom 2100H
Posted by:Unknown
Published :2016-06-22T01:42:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Tutorial Membuat Repeater Sendiri Menggunakan Icom 2100H
Read More