Showing posts with label Kabel. Show all posts
Showing posts with label Kabel. Show all posts

Macam-macam Alat Navigasi Kapal

 Radio Komunikasi, Sebagai seorang pelaut khususnya seorang Nahkoda adalah sang navigator di atas kapal. Peran Nahkoda kapal sangat vital dan penting dalam upaya mengemudikan kapal apabila sementara melakukan perjalanan dalam pelayaran. Dibutuhkan ketrampilan yang sangat memadai untuk menjadi seorang nahkoda kapal, Ilmu melayari kapal harus di pahami. Bicara tentang ilmu pelayaran seingat kita, adalah ilmu yang mengajari kita cara mengemudikan sebuah kapal dari satu tempat ke tempat lain dengan selamat sentosa, aman, praktis dan ekonomis. Jadi Navigasi adalah penentuan posisi dan arah perjalanan baik di medan sebenarnya atau di peta, dan oleh sebab itulah pengetahuan tentang kompas, peta, radar, arpa, GMDSS, live saving equipment, dan buku buku publikasi serta teknik penggunaannya haruslah dimiliki dan dipahami oleh seorang pelaut.

Sebelum kompas ditemukan, navigasi dilakukan oleh para pelaut (jaman tempo doloe) yaitu dengan mengandalkan/melihat posisi benda-benda langit seperti matahari dan bintang-bintang dilangit, serta posisi bulan yang tentunya bermasalah kalau langit sedang mendung. Kapal kapal sekarang sudah canggih, baik dari system elektronik yang terus bermunculan sehingga mempermudahkan kita dalam menentukan posisi kapal. Banyak buku buku yang diterrbitkan oleh Captain captain senior kita yang mengajarkan cara melayari kapal dengan baik. Salah satunya adalah perangakat navigasi, semua pelaut harus mengenal dan dapat menggunakannya semaksimal mungkil agar tercapai keselamatan dalam rute pelayarannya. Berikut adalah beberapa contoh alat-alat navigasi yang sring ditemui di atas kapal:

1. Peta
merupakan perlengkapan utama dalam pelayaran penggambaran dua dimensi (pada bidang datar) keseluruhan atau sebagian dari permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan/skala tertentu atau dengan kata lain representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut kartografi.



**Proyeksi peta menurut jenis bidang proyeksi dibedakan :

a. Proyeksi bidang datar / Azimuthal / Zenithal
b. Proyeksi Kerucut
c. Proyeksi Silinder

**Proyeksi peta menurut kedudukan bidang proyeksi dibedakan :
a. Proyeksi normal
b. Proyeksi miring
c. Proyeksi transversal

**Proyeksi peta menurut jenis unsur yang bebas distorsi dibedakan:
a. Proyeksi conform, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya sudut
b. Proyeksi equidistant, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya panjang jarak
c. Proyeksi equivalent, merupakan jenis proyeksi yang mempertahankan besarnya luas suatu daerah pada bidang lengkung.
 

2. Kompas
Kompas Adalah alat penunjuk arah yang selalu menunjuk kearah Utara, dengan melihat arah Utara-Selatan pada Kompas dan dengan membandingkannya dengan arah Utara Peta kita sudah dapat mengorientasikan posisi pada peta, Kompas adalah alat navigasi untuk mencari arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan, maka kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah. Alat ini membantu perkembangan perdagangan maritim dengan membuat perjalanan jauh lebih aman dan efisien dibandingkan saat manusia masih berpedoman pada kedudukan bintang untuk menentukan arah. Alat apapun yang memiliki batang atau jarum magnetis yang bebas bergerak menunjuk arah utara magnetis dari magnetosfer sebuah planet sudah bisa dianggap sebagai kompas. Kompas jam adalah kompas yang dilengkapi dengan jam matahari. Kompas variasi adalah alat khusus berstruktur rapuh yang digunakan dengan cara mengamati variasi pergerakan jarum. Girokompas digunakan untuk menentukan utara sejati. Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut. Berikut ini adalah arah mata angin yang dapat ditentukan kompas.

a. Utara (disingkat U atau N)
b. Barat (disingkat B atau W)
c. Timur (disingkat T atau E)
d. Selatan (disingkat S)
e. Barat laut (antara barat dan utara, disingkat NW)
f. Timur laut (antara timur dan utara, disingkat NE)
g. Barat daya (antara barat dan selatan, disingkat SW)
h. Tenggara (antara timur dan selatan, disingkat SE)


3. GPS
Salah satu perlengkapan modern untuk navigasi adalah Global Positioning Satelite/GPS adalah perangkat yang dapat mengetahui posisi koordinat bumi secara tepat yang dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit. Perangkat GPS modern menggunakan peta sehingga merupakan perangkat modern dalam navigasi di darat, kapal di laut, sungai dan danau serta pesawat udara. Global Positioning System (GPS) adalah satu-satunya sistem navigasi satelit yang berfungsi dengan baik. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS anatara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India. Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS).

[1] Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun,
[2] termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.


4. Radar
Sangat bermanfaat dalam navigasi kapal laut dan kapal terbang modern sekarang dilengkapi dengan radar untuk mendeteksi kapal/pesawat lain, cuaca/ awan yang dihadapi di depan sehingga bisa menghindar dari bahaya yang ada di depan pesawat/kapal. Radar (dalam bahasa Inggris merupakan singkatan dari radio detection and ranging, yang berarti deteksi dan penjarakan radio) adalah sistem yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat dan hujan. Istilah radar pertama kali digunakan pada tahun 1941, menggantikan istilah dari singkatan Inggris RDF (Radio Directon Finding). Gelombang radio kuat dikirim dan sebuah penerima mendengar gema yang kembali. Dengan menganalisa sinyal yang dipantulkan, pemantul gema dapat ditentukan lokasinya dan kadang-kadang ditentukan jenisnya. Walaupun sinyal yang diterima kecil, tapi radio sinyal dapat dengan mudah dideteksi dan diperkuat. Gelombang radio radar dapat diproduksi dengan kekuatan yang  diinginkan, dan mendeteksi gelombang yang lemah, dan kemudian  diamplifikasi (diperkuat) beberapa kali. Oleh karena itu radar digunakan  untuk mendeteksi objek jarak jauh yang tidak dapat dideteksi oleh suara  atau cahaya. Penggunaan radar sangat luas, alat ini bisa digunakan di  bidang meteorologi, pengaturan lalu lintas udara, deteksi kecepatan oleh polisi, dan terutama oleh militer.

 5. Telegraf
Merupakan sebuah mesin untuk mengirim dan menerima pesan pada jarak jauh.mengunahkan Kode Morse dengan frekwensi gelobang radio, kode morse adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan menggunakan standard data pengiriman nada atau suara,cahaya dengan membedakan ketukan dash dan dot dari pesan kalimat, kata,huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat dikirimkan melalui peluit,bendera, cahaya, dan ketukan morse.


 6. Sonar
(Singkatan dari bahasa Inggris: sound navigation and ranging), merupakan istilah Amerika yang pertama kali digunakan semasa Perang Dunia, yang berarti penjarakan dan navigasi suara, adalah sebuah teknik yang menggunakan penjalaran suara dalam air untuk navigasi atau mendeteksi kendaraan air lainnya. Sementara itu, Inggris punya sebutan lain untuk sonar, yakni ASDIC (Anti-Submarine Detection Investigation Committee. Sonar merupakan sistem yang menggunakan gelombang suara bawah air yang dipancarkan dan dipantulkan untuk mendeteksi dan menetapkan lokasi obyek di bawah laut atau untuk mengukur jarak bawah laut. Sejauh ini sonar telah luas digunakan untuk mendeteksi kapal selam dan ranjau, mendeteksi kedalaman, penangkapan ikan komersial, keselamatan penyelaman, dan komunikasi di laut. Cara kerja perlengkapan sonar adalah dengan mengirim gelombang suara bawah permukaan dan kemudian menunggu untuk gelombang pantulan (echo). Data suara dipancar ulang ke operator melalui pengeras suara atau ditayangkan pada monitor.


7. EPIRB
Cara kerja melalui Cospas-Sarsat merupakan sistem Search and Rescue(SAR) berbasis satelit internasional yang pertama kali digagas oleh empat negara yaitu Perancis, Kanada, Amerika Serikat dan Rusia (dahulu Uni Soviet) pada tahun 1979. Misi program Cospas-Sarsat adalah untuk memberikan bantuan pelaksanaan SAR dengan menyediakan distress alert dan data lokasi secara akurat, terukur serta dapat dipercaya kepada seluruh komonitas internasional. Tujuannya agar dikuranginya sebanyak mungkin keterlambatan dalam melokasi suatu distress alert sehingga operasi akan berdampak besar dalam peningkangkatan probabilitas keselamatan korban. Keempat negara tersebut mengemabangkan suatu sistem satelit yang mampu mendeteksi beacon pada frekuensi 121,5/243 MHz dan 406 MHz. Emergency Position-Indicating Radio Beacon (EPIRB)adalah beacon 406 Mhz untuk pelayaran merupakan elemen dari Global Maritime Distress Safety System (GMDSS) yang didesain beroperasi dengan sistem the Cospas-Sarsat. EPIRB sekerang menjadi persyaratan dalam konvensi internasioal bagi kapal Safety of Life at Sea (SOLAS). Mulai 1 Februari 2009, sistem Cospas-Sarsat hanya akan memproses beacon pada frekuensi 406 MHz. Cospas merupakan akronim dari Cosmicheskaya Sistyema Poiska Avariynich Sudov sedangkan Sarsat merupakan akronim dari Search And Rescue Satellite-Aided Tracking.

## Prinsip Kerja
Ketika beacon aktif, sinyal akan diterima oleh satelit selanjutnya diteruskan ke Local User Terminal (LUT) untuk diproses seperti penentuan posisi, encoded data dan lain-lainnya. Selanjutnya data ini diteruskan ke Mission Control Cetre (MCC) di manage. Bila posisi tersebut diluar wilayahnya akan dikirim ke MCC yang bersangkutan, bila di dalam wilayahnya makan akan diteruskan ke instansi yang bertanggung jawab.


8. Marine VHF Radio
Marine VHF radio merupakan alat komunikasi kapal yang dipasang untuk memenuhi tujuan komunikasi kapal yaitu memanggil tim penyelamat dan berkomunikasi dengan pelabuhan, kunci, bridges and marines, dan marine vhf radio beroperasi di rentang frekuensi VHF, antara 156-174 MHz. Walaupun secara luas alat komunikasi kapal marine vhf radio digunakan untuk menghindari tabrakan, satu set marine vhf radio adalah gabungan pemancar dan penerima dan hanya beroperasi pada standar, frekuensi internasional dikenal sebagai salurannya.  Channel 16 (156.8 MHz) adalah panggilan internasional. Marine VHF radio kebanyakan menggunakan "simplex" transmisi, dimana komunikasi hanya dapat terjadi dalam satu arah pada satu waktu. Sebuah tombol transmisi pada set atau mikrofon menentukan apakah itu beroperasi sebagai pemancar atau penerima. Mayoritas saluran, bagaimanapun, adalah sisihkan untuk transmisi "duplex" saluran di mana komunikasi dapat berlangsung dalam dua arah secara bersamaan [3]. Setiap saluran dupleks memiliki dua penetapan frekuensi. Hal ini terutama karena, pada hari-hari sebelum ponsel dan satcomms menjadi luas, saluran dupleks dapat digunakan untuk menempatkan panggilan pada sistem telepon umum untuk biaya melalui operator laut. Fasilitas ini masih tersedia di beberapa daerah, meskipun penggunaannya sebagian besar telah mati. Di perairan AS, Marine VHF radio juga dapat menerima siaran radio cuaca, di mana mereka yang tersedia, pada saluran, menerima hanya WX1 wx2, dll.

Sekian dulu postingan kali ini tentang Mengenal Lebih Dekat Alat-Alat Navigasi diAtas Kapal. Tunggu postingan lain tentang Fishing Gear yang akan datang.
Title: Macam-macam Alat Navigasi Kapal
Posted by:Unknown
Published :2016-07-20T00:37:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Macam-macam Alat Navigasi Kapal
Read More

Mengenal Jenis-jenis Kabel Listrik beserta Kegunaannya

Jenis-jenis kabel listrik: mengenal bagian-bagian kabel listrik

Radio Komunikasi, Jenis-jenis kabel listrik –>
Dalam kehidupan sehari-hari kabel merupakan suatu komponen yang tidak bisa lepas dari elemen kehidupan. Bagaimana tidak kabel hanya memiliki satu fungsi utama, yaitu sebagai penghantar listrik. Namun dari satu fungsi utama itu banyak sekali kegunaannya.

Bayangkan saya jika tidak ada kabel, rumah-rumah tidak akan bisa menikmati eneregi listrik yang dapat menyalakan berbagai peralatan elektronik rumah tangga. Selain sebagai penghantar listrik umum, kabel juga berfungsi sebagai penghantar radio frekuensi sebelum dipancarkan melalui antena. Tanpa ada kabel penghantar radio frekuensi, mungkin kita tidak akan bisa menikmati siaran televisi atau parabola.

Ternyata jenis-jenis kabel listrik memiliki banyak ragam yang dibuat berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Meskipun jenis-jenis kabel listrik ada banyak, namun pada dasarnya sebuah kebel listrik terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian isolator dan bagian konduktor.

Setiap jenis-jenis kabel listrik mempunyai spesifikasi ukuran dan kapasitas yang berbeda-beda dalam menyalurkan energi listrik. Bagian isolator pada kabel listrik merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Yang mana bagian ini terdiri dari pembungkus kabel yang terbuat dari bahan thermoplastik atau thermosetting. Semakin baik tingkat isolator dari suatu kabel, maka semakin bagus kualitas dari kebel tersebut.

Bagian konduktor dari kabel listrik merupakan bagian yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik. Bagian konduktor suatu kabel listrik pada umumnya terbuat dari bahan tembaga atau alumunium. Daya hantar atau konduktansi dari sebuah kabel listrik ditentukan oleh parameter yang disebut dengan  KHA (Kemampuan Hantar Arus). Kemampuan hantar arus dari kabel listrik berbeda-beda tergantung dari elemen atau bahan konduktor dari kebel listrik itu sendiri.

Kemampuan daya hantar arus kabel listrik ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya oleh bahan konduktor, dan luas penampang atau diameter kabel konduktor. Biasanya semakin besar diameter suatu kabel, maka kemampuan kabel listrik untuk dilalui arus (Ampere) juga semakin tinggi.

Selain kualitas kabel ditentukan oleh bahan isolator yang digunakan, kualitas kabel listrik juga ditentukan oleh kualitas bahan dari konduktornya. Semakin tinggi daya handar suatu kabel, maka semakin tinggi kualitas kabel listrik tersebut. Saat ini ada dua bahan terbaik yang digunakan pada kabel listrik, yakni tembaga murni dan emas. Tembaga murni dan emas merupakan bahan yang dapat menghantarkan arus listrik paling baik.

Namun tidak jarang dipasaran banyak ditemui jenis kabel, terutama kabel murah yang menggunakan bahan tembaga campuran. Tembaga campuran ini dibuat untuk menekan ongkos produksi agar harga jual semakin terjangkau. Sebuah kabel listrik dengan bahan konduktor tembaga murni atau tembaga murni yang dilapisi emas tentu memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kabel listrik berbahan konduktor campuran.
Untuk lebih memahami tentang kabel listrik, berikut adalah jenis-jenis kabel listrik yang beredar.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYA

Jenis-jenis kabel: kabel nya

Kabel NYA merupakan salah satu jenis-jenis kabel listrik tunggal yang banyak digunakan pada instalasi listrik rumah. Kabel NYA rata-rata memiliki diameter 1,5mm atau 2,5mm yang dilapisi isolator berbahan PVC. Untuk isolatornya sendiri memiliki kode warna yang menunjukan bahan dari isolator itu sendiri, kode warna untuk isolator pada kabel NYA adalah warna merah, kuning, biru dan hitam.

Kabel NYA memiliki kekurangan lebih mudah terkena cacat akibat goresan, gigitan tikus atau cuaca, karena lapisan isolator pada kabel NYA hanya satu lapis. Agar lebih tahan lama biasanya kabel NYA dipasangkan pada saluran tertutup seperti pipa, atau dipasang di udara agar jauh dari jangkauan.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYM

Jenis-jenis kabel: kabel nym

Kabel NYM merupakan salah jenis kabel yang mempunyai inti lebih dari satu, yang mana bisanya kabel ini digunakan untuk instalasi listrik gedung atau bangunan yang langsung tertanam pada dinding. Jumlah inti dari kabel NYM adalah 2, 3 atau 4 inti. Masing-masing inti kabel NYM dilapisi dengan isolator. Bahan terluar dari kabel ini dilapisi dengan isolasi PVC. Pada dasarnya kabel jenis NYM mempunyai keamanan yang lebih baik terutama untuk instalasi listrik, karena setiap dan keseluruhan kabel inti masing-masing dilindungi dengan isolator.

Karena mempunyai kualitas yang lebih baik, harga kabel NYM lebih mahal dari kabel NYA. Selain itu kabel ini dapat ditempatkan pada lingkungan kering dan basah, namun tidak untuk ditanam.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYY

Jenis-jenis kabel: kabel nyy

Berbeda dengan kabel jenis NYM, kabel NYY dirancang untuk penggunaan didalam tanah, ataupun berbagai kondisi seperti outdoor, kering ataupun lembab. Namun untuk lebih amannya kabel ini sangat direkomendasikan menggunakan perlindungan lagi seperti pipa PVC ataupun pipa besi. Terutama untuk aliran listrik tegangan tinggi. Kabel jenis NYY mempunyai inti lebih dari satu, yakni 2, 3, atau 4 inti.

Bahan isolator untuk kabel jenis NYY mempunyai konstruksi yang lebih kuat dan kaku dibandingkan dengan kabel jenis NYM. Selain itu bahan isolator yang terdapat pada kabel ini biasanya dilengkapi dengan anti gigitan tikus.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYAF

Jenis-jenis kabel: kabel nyaf

Kabel NYAF merupakan salah satu jenis-jenis kabel listrik serabut yang dibuat dari bahan tembaga murni atau campuran yang dilapisi dengan isolasi PVC kualitas menengah. Kabel jenis NYAF sangat fleksibel sehingga sangat cocok untuk digunakan pada jalur-jalur dengan banyak belokan-belokan tajam. Dalam penggunaannya kabel ini harus dilindungi lagi dengan pipa distribusi. kabel ini relatif mudah terkena korosi dalam jangka waktu lama terutama untuk bahan inti dari tembaga campuran. Oleh karena itu kabel ini tidak cocok untuk digunakan pada lingkungan yang lembab dan atau basah.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYFGbY/NYRGbY/NYBY

Jenis-jenis kabel: kabel nyfgby
KAbel jenis ini memiliki lapisan-lapisan isolator yang kuat dan tahan lama. Pada penggunaannya, kabel ini dapat ditanam didalam tanah tanpa memerlukan perlindungan tambahan lagi. Namun demikian tetap saja jika kabel ini akan menyebrangi jalan raya tetap direkomendasikan menggunakan perlindungan lagi, setidaknya pipa PVC. Menurut spesifikasi, kabel jenis NYFGbY/NYRGbY/NYBY dapat ditanam didalam tanah hingga kedalaman 0,8 meter saja.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYCY

Jenis-jenis kabel: kabel nycy
Kabel jenis NCYC merupakan jenis kabel yang dirancang untuk penggunaan didalam ruangan, didalam tanah, ataupun alam terbuka. Yang mana kabel ini terdiri dari penghantar konsentris yang dilapisi dengan pelindung pita CU kabel. Kabel jenis NCYC dikenal dengan jenis kabel yang tahan dengan berbagai dengan kondisi cuaca.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel BC

Jenis-jenis kabel: kabel BC

Kabel jenis ini memiliku sistem konduktansi yang unuk, yang mana penghantarnya terdiri dari pilinan kabel yang disatukan sehingga menghasilkan konstruksi kabel yang kuat dan tidak mudah putus. Ukuran kabel ini pada umumnya antara 6 mm hingga 500 mm. Kabel jenis BC banyak digunakan sebagai pentanahan atau arde/ground. Pada gedung atau bangunan tinggi, kabel ini sangat baik untuk digunakan sebagai kabel penghantar untuk penangkal petir.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel AAAC

Jenis-jenis kabel: kabel AAAC

Kabel jenis AAAC merupakan jenis kabel yang terdiri dari pilinan kabel berbahan alumunium-magnesium-silikon yang merupakan bahan logam campuran. Kabel jenis ini dirancang sebagai kabel yang memiliki konstruksi yang kuat, anti karat dan untuk penggunaan yang sangat lama. Kabel jenis AAAC juga baik untuk digunakan sebagai penghantar dari penangkal petir.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel ACSR

Jenis-jenis kabel: kabel ACSR

Kabel jenis ACSR merupakan salah satu jenis kabel yang banyak digunakan untuk saluran translisi tegangan tinggi, yang mana kabel ini biasanya melintang tanpa isolasi diantar dua tiang menara distribusi. Kabel ACSR terdiri dari bahan alumunium denga inti kawat baja. Jenis-jenis kabel listrik tipe ACSR sangat cocok untuk digunakan pada saluran arus dan tegangan sangat tinggi.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel ACAR

Jenis-jenis kabel: kabel ACAR
Sama seperti halnya kabel ACSR, kabel jenis ACAR memiliki fungsi yang hampir sama dengan kabel ACSR hanya saja kabel jenis ACAR memiliki kualitas yang lebih baik karena bahan kabelnya diperkuat lagi dengan bahan logam campuran sehingga menghasilkan kabel yang sangat kokoh dan kuat.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYMHYO

Jenis-jenis kabel: kabel NYMHYO
Kabel jenis NYMHYO merupakan salah satu kabel yang mamiliki dua kabel serabut atau lebih. Kabel jenis ini banyak digunakan pada peralatan elektronik rumah tangga atau peralatan elektronika yang memerlukan arus rendah. Letak kabel ini biasanya terdapat pada soundsystem, kabel loudspeaker, kabel Audio-video, rangkaian elektronika dan lain-lain.

Kualitas dari kabel NYMHYO yang beredar dipasaran bermacam-macam, ada yang terbuat dari tembaga murni ataupun tembaga campuran. Biasanya semakin baik kualitas kabel NYMHYO maka harganya pun akan semakin mahal. Kabel jenis NYMHYO tidak direkomendasikan untuk penggunaan tegangan dan arus yang tinggi, karena dapat mengakibatkan panas yang dapat membahayakan.

Jenis-jenis kabel listrik: kabel NYMHY/NYYHY

Jenis-jenis kabel: kabel NYMHY

Kabel jenis NYMHY/NYYHY banyak diguankan untuk kererluan listrik rumah tangga kelas kecil yang pemasangannya diatap dan di dinding ruangan. kabel jenis ini terdiri beberapa kabel inti serabut yang dilapisi dengan isolasi PVC. Biasanya penggunaan kabel ini hanya untuk listrik rumah tangga berdaya 900 Watt kebawah. Jika digunakan untuk listrik rumah tangga berdaya 900 Watt ketas, lebih baik menggunakan kabel berinti tunggal seperti kabel jenis NYM.

Jenis-jenis kabel: kabel NYMHY

Gambar diatas terlihat bagian-bagian dari kabel jenis NYMHY/NYYHY. Kabel ini memiliki tiga bagian utama, yaitu, bagian konduktor, isolator bagian dalam (PVC) dan bagian pelindung luar (sheating). Demikian penjelasan untuk jenis-jenis kabel listrik yang banyak digunakan pada kelistrikan yang ada disekitar kita, semoga bermanfaat.
Title: Mengenal Jenis-jenis Kabel Listrik beserta Kegunaannya
Posted by:Unknown
Published :2016-06-27T23:55:00-07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Mengenal Jenis-jenis Kabel Listrik beserta Kegunaannya
Read More